PANDANGAN ZIAUDDIN SARDAR TENTANG SAINS ISLAM

ISMAIL, NIM. 00510143 (2005) PANDANGAN ZIAUDDIN SARDAR TENTANG SAINS ISLAM. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (PANDANGAN ZIAUDDIN SARDAR TENTANG SAINS ISLAM)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (PANDANGAN ZIAUDDIN SARDAR TENTANG SAINS ISLAM)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (9MB)

Abstract

Apa yang sekarang dikenal sebagai "krisis global" telah menyebabkan orang mempertanyakan dan bahkan mengkritik paradigma sains modern. terutama yang berkaitan dengan klaim netralitas. bebas nilai dan objektivitasnya. Kemampuan sains modem untuk memberikan banyak hal yang konstruktif temyata tidak dapat diimbangi oleh kapasitas yang lebih besar untuk menimbulkan hal-hal yang destruktif Banyak bahaya yang telah ditimbulkan dari kekeliruan-kekeliruan sains modern. mulai dari insektisida sampai polusi, malapetaka atomik, krisis lingkungan, yang bila ini semua terus menerus dilestarikan bukan tidak mungkin umat manusia akan mengalami kiamat ciptaannya sendiri. Oleh karena itu, tidak mengherankan bila saat ini sangat dibutuhkan solusi altematif untuk menggantikan sistem sains yang dlpraktekkan selama ini. Skripsi ini merupakan penelitian yang membahas tentang upaya-upaya yang dilakukan oleh Ziauddin Sardar dan kelompoknya untuk merumuskan parameter Sains Islam sebagai sebuah solusi alternatif sains modem. Sumber primer dari penelitian ini adalah dua buah karya Sardar yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, yaitu Science, Tecnology and Development in the Muslim World (Sains, Teknologi dan Pembangunan di Dunia Islam) dan The Future of Muslim Civilization (Rekayasa Masa Depan Peradaban Islam). Sedangkan metode yang dipakai adalah deskriptif analitik, yaitu suatu metode yang digunakan secara sistematis untuk mendeskripsikan segala hasil yang berkaitan dengan pokok masalah. Dengan metode deskriptif analitik ini diharapkan akan menemukan parameterparameter sains Islam yang dapat menjadi sebuah solusi altematif dari sistem sains yang berkembang saat ini. Hasil penelitian tentang sains Islam ini menjelaskan bahwa menurut Ziauddin Sardar. sains merupakan sarana pemecah masalah (problem solving) yang sangat mendasar dari setiap peradaban. Setiap aspek sains harus berorientasi kepada nilainilai dan seluruh sains harus merupakan sebuah aktivitas kultural, sebuah aktivitas yang dibentuk oleh pandangan dunia sang pelaku. Sains Islam mengandung sebuah konsep yang holistik mengenai konsep pengetahuan yang tidak mengandung dikotomi antara pengetahuan dan nilai-nilai. Ziauddin Sardar beserta Sarjana-sarjana Muslim dan Barat dalam konferensi intemasional "Islam and the West" di Stockholm pada 24-27 September 1981 bersepakat bahwa parameter-parameter dari sains Islam harus didasarkan pada suatu kerangka nilai yang merupakan karakteristikkarakteristik dasar kebudayaan Islam. Terdapat sepuluh konsep nilai yang diidentifikasi sebagai parameter-parameter sains Islam dalam seminar tersebut yang meliputi: Tauhid (keesaan Allah), Khalifah (wali Allah), 'lbidah (ibadah), 'lim (ilmu pengetahuan), halal (hal-hal yang dibolehkan), haram (hal-hal yang dilarang), 'Adl (keadilan sosial), zulm (tirani), istislah (kepentingan umum), dan Diya' (pemborosan).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: 1. Dr. Fatimah, MA 2. Muh. Fatkhan, S.Ag., M.Hum
Uncontrolled Keywords: sains, islam
Subjects: Sains Dalam Islam
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Agama dan Filsafat (S2)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 10 Jul 2017 07:48
Last Modified: 10 Jul 2017 07:48
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/26009

Actions (login required)

View Item View Item