PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TERHADAP PENERAPAN PRINSIP IJARAH PADA PRAKTIK TARIF JASA SIMPAN DI PEGADAIAN SYARI’AH CABANG KUSUMANEGARA YOGYAKARTA

FARISA AZIZA NIM: 03380451, (2009) PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TERHADAP PENERAPAN PRINSIP IJARAH PADA PRAKTIK TARIF JASA SIMPAN DI PEGADAIAN SYARI’AH CABANG KUSUMANEGARA YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TERHADAP PENERAPAN PRINSIP IJARAH PADA PRAKTIK TARIF JASA SIMPAN DI PEGADAIAN SYARI’AH CABANG KUSUMANEGARA YOGYAKARTA )
BAB I,V.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TERHADAP PENERAPAN PRINSIP IJARAH PADA PRAKTIK TARIF JASA SIMPAN DI PEGADAIAN SYARI’AH CABANG KUSUMANEGARA YOGYAKARTA )
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (344kB)

Abstract

ABSTRAK Pegadaian Syari’ah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Dalam operasionalisasi produk-produk Pegadaian Syari’ah ini menggunakan akad ijarah, yaitu pemindahan hak guna atas barang dan atau jasa melalui pembayaran upah sewa, tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan atas barangnya sendiri. Kemudian dalam menjalankan usaha gadai syari’ah, Pegadaian Syari’ah berpedoman pada fatwa dari Dewan Syari’ah Nasional (DSN), yang merupakan badan pengawas lembaga keuangan syari’ah bank dan non bank yang dibentuk oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Berdasarkan fatwa Dewan Syari’ah Nasional No 25/DSN-MUI/III/2002 tanggal 26 Juni 2002 yang menyatakan bahwa besarnya biaya jasa penyimpanan tidak boleh ditentukan berdasarkan jumlah pinjaman. Pegadaian Syari’ah hanya akan memperoleh keuntungan dari bea sewa tempat yang dipungut. Adapun pokok masalah yang dijadikan dasar dalam pembahasan skripsi ini adalah apakah pelaksanaan penerapan prinsip ijarah pada praktik tarif jasa simpan di Pegadaian Syari’ah Cabang Kusumanegara telah sesuai dengan fatwa Dewan Syari’ah Nasional No. 25/DSN-MUI/III/2002 dan bagaimana pandangan hukum Islam terhadap pelaksanaan penerapan prinsip ijârah pada praktik tarif jasa simpan di Pegadaian Syari’ah Cabang Kusumanegara? Jenis penelitian yang telah dilakukan penulis adalah penelitian lapangan (field research) dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Sifat penelitian ini adalah penelitian preskriptif, yakni dengan penelitian ini penulis mengevaluasi lalu memberikan penilaian terhadap realitas yang ada di lapangan dengan pendekatan normatif. Sedangkan analisis yang digunakan adalah cara berfikir deduktif, yaitu suatu analisis yang berangkat dari pengetahuan umum atau fakta yang bersifat umum untuk menemukan kesimpulan yang bersifat khusus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan penerapan prinsip ijarah pada praktik tarif jasa simpan sudah sesuai dengan fatwa DSN, yaitu tidak berdasarkan pada jumlah pinjaman melainkan berdasarkan pada jumlah taksiran barang yang digadaikan. Kemudian Pegadaian Syari’ah mempunyai kebijakan diskon yang diterapkan pada tarif jasa simpan, sebagai bentuk penghargaan atas kepercayaan yang diberikan nasabah terhadap untuk Pegadaian Syari’ah. Sedangkan dalam pelaksanaan penerapan prisip ijârah pada praktik tarif jasa simpan sudah sesuai dengan hukum Islam, yang didasarkan pada prinsip muamalah yaitu mubah, sukarela, keadilan dan membawa kemaslahatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : H. Syafiq M. Hanafi S.Ag, M.Ag. Hj. Fatma Amilia, S.Ag., M.Si.
Uncontrolled Keywords: Prinsip ijarah, tarif jasa simpan, pegadaian syariah.
Subjects: Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 13 Aug 2012 11:26
Last Modified: 10 May 2016 03:41
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2605

Actions (login required)

View Item View Item