KEKERASAN AGAMA DAN POLITIK (Telaah atas Konftik Kaum Kristiani dan lJmat Islam dalam Perang Salib Pada Abad XI M)

FAHMI, NIM. 99523152 (2005) KEKERASAN AGAMA DAN POLITIK (Telaah atas Konftik Kaum Kristiani dan lJmat Islam dalam Perang Salib Pada Abad XI M). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (4MB) | Preview
[img] Text
BAB II, III, IV.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (6MB)

Abstract

Secara epistimologis, pengertian umum tentang politik tergolong ke da1am dua aspek; Pertama, pandangan yang menghubungkan politik dengan negara. Kedua, pandangan yang menghubungkan politik dengan masalah kekuasaan, aturan atau kewenangan. Sementara kekerasan adalah instrumen yang selalu memerlukan guidance dan justifikasi melalui tujuan yang dikejar. Kekerasan dapat didefinisikan sebagai usaha individu atau kelompok untuk memaksakan kehendaknya terhadap orang lain melalui cara-cara non verbaL verbal , atau fisik, yang menimbulkan luka psikologis atau luka :fisik. Skripsi ini hendak menjelaskan bahwa kekuasaan. dan kekerasan adalah dua konsep yang berbeda, tetapi tidak dapat dipisahkan. Perbedaan paling mencolok adalah kekuasaan selalu bergantung pada jumlah dukmgan, sementara kekerasan dapat muncul tanpa duklDlgan-dukungan tersebut, karena kekerasan berdasarkan pada implementasi. Dengan kata lain, kekuasaan tidak memerlukan justi:fikasi, kareua yang diperlukan adalah legitimasi, sementara kekerasan dapat dijustifikasi, tetapi ia tidak akan pernah mendapatkan legitimasi. Lepas dari persoalan politik dan kekerasan, agama secara moralitas memang tidak mengajarkan atau melakukan kekerasan, sebab kasih dan perdamaian ada1ah bagian dari esensi ajaran agama. Tetapi agama, terutama agama prophetis, seperti Islam dan Kristen, akan melakukan tindakan pembelaan ketika identitas mereka merasa terancam. Penganut agama ini merasa tindakan kekerasan yang mereka lakukan dibenarkan oleh tuhan mereka. Dengan demikian kekerasan politik atas nama agama terbentuk ketika manusia menyadari munculnya dominasi agama mayoritas (hegemonisasi agama) terjadi secara bersamaan dengan dominasi politik yang berkuasa (begemonisasi politik ). Mengingat bahwa politik adalah kegiatan yang menyangkut masalah perebutan dan atau mem.pertahankan kekuasaan, maka peristiwa serangan Perang Salib yang dilan~an oleh orangorang Kristen Eropa pada tahun 1099 M ( saat keberangkatan. tentara salib pertama) sarat dengan kepentingan politik, dalam upaya merebut kembali dan mempertahankan tanah suci Y emsalem yang telah dikuasai oleh kelompok Islam Bani Saljuk. Tidak bisa disangkal mengapa pertempuran yang sarat dengm1 atnbisi politik ini justru tennotivasi oleh semangat keagamaan yang besar. Barangkali tolok ukur dari keniscayaan ini adalah bahwa masyarakat Abad Pertengahan dicirikan oleh struktur sosial yang feodal, dimana kehidupan sosial serta spirituilnya dikuasai oleh Paus dan pejabat-pejabat agama lainnya, kehidupan politiknya juga ditandai oleh perebutan kekuasaan antara para bangsawan satu sama lain, sehingga setiap konflik politik tidak dapat mutlak dipandang terpisah dari konflik agama. Pada tahap dimana tatanan agama dan politik dapat dibedakan, maka pembenaran perang dari dua lDlsm ini bisa lebih sensitif khususnya da1am memobilisasi massa. Akhimya, pada kasus di mana komunitas politis lebih dominan. atas agamis, maka hanya alasan sekular lDltuk melakukan perang yang dapat diterima. Pada kasus-kasus semacam itu, daya tarik pada alasan agama ditransformasi oleh uegara menjadi ideologi yang menjustifikasi sehingga perang menjadi suci. Hal inilah yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian secara maksimal, guna mengetahui dan mendapatkan keterangan yang pasti atau mendekati kepastian, atas pertarungan politik yang dimainkan oleh kaum Kristiani di Eropa, terhadap umat Islam (Bani Saljuk) di Y erusalem pada abad ke-11 M dalam peristiwa Peran.g Salib.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. H. Chumaidi Syarief Romas, M.Si
Uncontrolled Keywords: kekerasaan, agama dan politik
Subjects: Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Perbandingan Agama (S1)
Depositing User / Editor: Edi Prasetya [edi_hoki]
Date Deposited: 10 Jul 2017 08:35
Last Modified: 13 Jul 2017 05:55
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/26113

Actions (login required)

View Item View Item