PEMIKIRAN ISLAM JAWA MENURUT MARK R. WOODWARD

MOHAMMAD RAMLI, NIM.98512603 (2005) PEMIKIRAN ISLAM JAWA MENURUT MARK R. WOODWARD. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (PEMIKIRAN ISLAM JAWA MENURUT MARK R. WOODWARD)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (PEMIKIRAN ISLAM JAWA MENURUT MARK R. WOODWARD)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini berangkat dari persoalan kompleksitas Islam Jawa menurut beberapa peneliti. Salah satunya adalah Clifford Geertz yang memahami Islam Jawa sebagai praktik bid’ah karena telah menyimpang dari ajaran Islam yang sebenarnya. Tesis Geertz tentang Islam Jawa sebagai praktik yang tidak Islami bertolak dari paradigma syari'ah-normatif sehingga melihat dinamika Islam Jawa adalah bid'ah. Varian keagamaan yang dibuatnya menempatkan varian priyayi dan abangan sebagai penganut ajaran mistiik kejawen, sedangkan varian santri menganut Islam Syari'ah. Di sisi lain, Mark R. Woodward berusaha menjelaskan Islam Jawa dengan berpijak pada teori Islam mistik (sufisme Islam). Seperti diketahui, perspektif sufisme Islam digunakan oteh Woodward ketika menganalisis problem Islam Jawa dengan mempertemukan titik simpul antara Islam Jawa dan prakek sufisme Islam. Menurut Woodward, persoalan varian keagamaan bukanlah tentang siapa menganut apa., melainkan lebih kepada pola hubungan dari ketiga varian tcrsebut. Adanya paradigma tentang Islam Jawa ini menggugah penulis untuk memahami Islam Jawa lebih jauh dengan menelaah pemikiran Woodward sebagai subjek penelitian. Oleh karena itu, persoalan yang menjadi fokus kajian dalam penelitian ini adalah mengenai konstruksi Islam Jawa menurut Woodward dan bagaimana aktualisasi Islam Jawa di masa mendatang. Usaha untuk menganalisis Islam Jawa menurut Woodward ini, penulis menggunakan metode berpikir deskriptif-analitik dengan pendekatan filosofis. Sebagai kajian pustaka., dalam hal ini penulis mengulas pemikiran Woodward sebagai subjek penelitian . Tujuan yang hendak penulis capai dalam penelitian ini adalah memahami karakter Islam Jawa dari perspektif sufisme Islam seperti dilakukan oleh Woodward. Perspektif sufistik menurut Woodward merupakan tradisi Islam yang memiliki keunikan dan kedinamisan dalam mendialogkan agama dan budaya. Dalam tradisi sufisme, tema utama yang menjadi puncak pencarian mistikus, termasuk Islam Jawa, adalah tema manusia sempurna (insan kamil). Untuk mencapai ini dalam tradisi sufisme dikenal dengan teori yang menekankan tradisi misitk berdasarkan pengalaman batin (esoteris) yang cenderung heterodoks. Seperti diketahui, dalam perspektif mistik, Islam Jawa mengakomodasi dua tradisi mistik yaitu, ortodoks dan heterodoks . Jika yang pertama merujuk kepada al-Ghazali dan al-Junayd, maka yang kedua merujuk kepada konsep wujudiyaJ1 yang diajarkan oleh al-Hallaj dan Ibn 'Arabi. Dari penelitian terhadap pemikiran Woodward penulis menemukan bahwa Islam Jawa memiliki tiga karakteristik dasar, yaitu (I) percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa; (2) bercorak mistik; dan (3) bercorak sinkretis. Dengan tiga karakteristik dasar ini, Woodward berkesimpulan bahwa Islam Jawa pada dasarnya adalah Islam sebagaimana juga Islam yang berkembang di tempat­ tempat lain. Semua kepercayaan Jawa adalah Islam karena percaya kepada Tuhan Yang Esa. Adapun isi mistik Islam Jawa menurut Woodward adalah seperti yang terlihat dalam bentuk arsitektur bangunan kraton, grebeg maulud, khitanan, slametan kelahiran dan kematian, upacara perkawinan dan praktik-praktik ritus lainnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. M. Damami, M.Ag NIP.150202822
Subjects: Aqidah Filsafat
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta > Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Aqidah Filsafat (S1)
Depositing User / Editor: S.kom Fatchul Hijrih
Date Deposited: 11 Jul 2017 02:27
Last Modified: 11 Jul 2017 02:27
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/26126

Actions (login required)

View Item View Item