WACANA JILBAB BURQA (Analisis Semiotika Terhadap Film Kandahar)

AHMAD HABJBIE. H ., NlM. 0051 0144 (2005) WACANA JILBAB BURQA (Analisis Semiotika Terhadap Film Kandahar). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (WACANA nLBAB BURQA (Analisis Semiotika Terhadap Film Kandahar))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (WACANA nLBAB BURQA (Analisis Semiotika Terhadap Film Kandahar))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (7MB)

Abstract

Ketika Taliban menguasai Afganistan, beberapa peraturan diterapkan oleh Taliban, peraturan yang berbeda dari sebelumnya, salah satunya tentang pakaian perempuan, di mana perempuan Afganistan dilarang untuk menampakkan aurat mereka. Menurut pihak Taliban, aurat perempuan adalah mulai kaki hingga rambut, sehingga mereka diwajibkan menggunakan pakaian burqa. Hanya muhrim dari perempuan tersebut yang boleh melihat wajahnya. Suatu pakaian, bagaimanapun akan mempengaruhi tatanan sosial suatu masyarakat. Salah satu media yang mengungkapkan tentang burqa ini adalah film Kandahar. Film yang diambil dari kisah nyata ini menceritakan tentang kehidupan Afganistan dalam kekuasaan Taliban, tak terkecuali tentang burqa itu sendiri. Karena itulah penulis ingin mengkaji tentang tentang burqa dengan memfokuskan masalah pada apa yang dimaksud dengan burqa dan pemaknaan yang ditimbulkan tentang burqa dari film Kandahar tersebut dengan menggunakan teori semiotika. Penelitian ini merupakan penelitian yang membahas tentang suatu wacana jilbab burqa yang terdapat dalam film Kandahar. Film kandahar adalah sumber utama penelitian. Sedangkan teori yang digunakan adalah semiotika, khususnya semiotika Roland Barthes, yakni memfokuskan pada kode tertentu yang dianggap bermakna sebagai objek kajian , serta bagaimana memahami kode dibalik tanda dan teks tersebut. Dengan semiotika ini, diharapkan akan menemukan makna­ makna tersembunyi tentang burqa yang terdapat dalam Film Kandahar tersebut. Hasil penelitian tentang burqa ini menjelaskan bahwa burqa adalah jilbab yang menutup seluruh wajah dan badan, kecuali semacam jaring-jaring "net curtain" yang ada di depan mata yang berfungsi agar pemakainya bisa melihat. Selain disebut burqa, jilbab Afganistan sering juga disebut oleh warganya dengan nama chadari, chador, atau chordis. Jilbab Burqa berasal dari "Arabian Peninsula" dan kemudian diadopsi di Afganistan . Burqa mulai menjadi pakaian wajib di Afganistan ketika wilayah Afganistan dikuasai oleh Taliban. Dengan semiotika Roland Barthes tersebut ditemukan beberapa makna dari jilbab burqa. Ketika burqa diwajibkan di Afganistan yang terjadi kemudian adalah sebuah penyeragaman pakaian. Pakaian bagaimanapun mempunyai pengaruh yang besar dalam identitas seseorang. Namun ketika terjadi penyeragaman, maka akan mengaburkan bahkan menghilangkan identitas individu, sehingga yang muncul kemudian adalah identitas kolektif. Ketika terjadi penyeragaman tersebut secara tidak langsung akan menimbulkan status ruang sosial antara laki-laki dan perempuan . Laki-laki berada dalam ruang "publik" dan perempuan berada dalam ruang "privat", dan ruang sosial tersebut tidak boleh dicampur adukkan. Ketika pakaian menjadi kewajiban tentunya berbeda dengan pakaian yang dipakai tanpa sebuah perintah. Ketika burqa diwajibkan, yang terjadi kemudian adalah sebuah resistensi . Di satu sisi mereka menggunakan burqa, tapi di sisi lain mereka menggunakan perhiasan yang juga dilarang oleh Taliban. Justru mereka menggLmakan perh iasan tap i mereka tutup dengan bu rqa . Perlawanan seperti ini merupakan per l awanan yang tidak memb utu hkan kekerasan . Ket i k.a jilb ab bu rqa diwajibk an d i A fgani sta.n perempu an Afgan istan tidak bisa lagi menunjukkan kecantikan wajah mereka, namun yang terjadi di

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. H. Muzairi, MA
Uncontrolled Keywords: Jilbab Burqa, analisis semiotika, Film kandahar
Subjects: Filsafat Islam
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Aqidah Filsafat (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 12 Jul 2017 08:41
Last Modified: 12 Jul 2017 08:41
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/26239

Actions (login required)

View Item View Item