KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK MENURUT IBN MISKAWAYH DAN APLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM

TUTIK HARYANTI, NIM. 99474336 (2004) KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK MENURUT IBN MISKAWAYH DAN APLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK MENURUT IBN MISKAWAYH DAN APLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (150MB) | Preview
[img] Text (KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK MENURUT IBN MISKAWAYH DAN APLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM)
BAB II, III,.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (194MB)

Abstract

Manusia, kapanpun dan di manapun dituntut supaya menata kehidupannya yang berpijak pada aturan etis. Selain daripada itu, manusia harus mengembangkan kepedulian, perhatian, dan rasa tanggungn jawab terhadap kesejahteraan diri dan lingkungannya sebagai wujud perilaku yang sehat. 14 Sehingga tidak diragukan lagi bahwa keutamaan akhlak dan tingkah laku serta naluri adalah merupakan buah iman yang meresap dalam pertumbuhan keberagamaan manusia. Dari Jatar belakang masalah yang telah diuraikan di atas, maka narnpak bahwa begitu banyak persoalan yang berkaitan dengan akhlak. Akan tetapi, pada penulisan skripsi ini, masalah yang akan dibahas adalah sebagai berikut: 1. Bagaimana konsep atau pandangan Ibn Miskawayh mengenai pendidikan akhlak? 2. Bagairnana aplikasi konsep pendidikan akhlak menurut Ibn Miskawayh dalam pendidikan Islam? Dari beberapa uraian yang telah penulis kemukakan di depan, tentang pendidikan akhlak menurut lbn Miskawayh, seperti yang terkandtmg dalam kitab Tahdzib al-Akhlak yang telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan judul Menuju Kesempurnaan Akhlak, maka dapat penulis tarik dari pokok-pokok pemikiran tersebut suatu kesimpulan, di antaranya: 1. Tentang Akhlak; menurut lbn Miskawayh akhlak merupakan keadaan jiwa yang daripadanya lahir perbuatan-perbuatan dengan mudah, tanpa melalui pemikiran dan pettimbangan. Bila keadaan jiwa itu baik, maka sikap dan perilaku yang dimunculkannyapun akan baik, begitu pula sebaliknya. Selanjutnya, kebajikan akhlak tersebut diperuleh apabila dalam jiwa terdapat keseimbangan di antara dorongan-dorongan yang beraasal dari tiga fakultas jiwa yaitu fakultas syahwiyah (nafsu kebinatangml), fakuftas ghuu'habiyah (nafsu binatang buas), danfakultas berpikir (nafsu 'aqilah). Adapun nilai kebaikan akhlak tersebut terletak pada sejauh mana ia di arahkan kepada tujuan keberadaan dan kesempumaan wujudnya sebagai manusia. Artinya, akhlak tersebut memiliki nilai kebaikan mutlak apabila se1uruh aktifitasnya mengarah kepada tujuan kebaikan itu sendiri, hingga dengan demikian, orang yang mencapainya akan memperoleh perasaan bahagia yang sempuma. 2. Tentang Pendidikan Akhlak a. Tujuan~ pendidikan akhlak dalam pemikiran Ibn Miskawayh bertujuan untuk menanamkan pada diri seseorang, terlebih anak-anak dan femaja, kualilas-kualitas moral yang menjadi sumber perbuatan rnanusia yang terpuji, agar dengan dernikian dapat dilaksanakan dalarn tindakan yang bajik secara spontan. Selanjutnya, tujuan akhir dari pendidikan akhlak tersebut, menurut Ibn Miskawayh adalah tercapainya kesempumaan manusia yang meliputi dua aspek yaitu; aspek kognitif (qiMwah 'alimah) yang menjadi pangkal kebenaran dalam berpikir, serta aspek praktis (qZM'wah 'amilah) yang menjadi pangkaal kebenaran dalam bertindak. Yang dengan dua aspek tersebut, man usia dapat mencapai kebaikan dan kebahagiaan yang sempurna. b. Mater] dan Metode Pendidikan Akhlak; dalam menentukan materi maupun metode pendidikan akhlak, menurut Ibn Miskawayh harus mempertimbangkan faktor psikologis anak didik, yakni disesuaikan dengan tahap perkembangan mereka. Dalam hal ini dimulai dengan melihat potensi mana yang muncul lebih dulu dalam diri anak diaik. Kemudian bertahap sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Sedangkan terkait dengan metode pendidikan akhlak yang digunakan, Ibn Miskawayh menyebutkan beberapa metode, yaitu di antaranya adalah metode nasehat, metode keteladanan, metode latihan dan pembiasaan, metode pujian dan hukuman, dan metode instropeksi. c. Aplikasinya dalam Pendidikan Islam; dengan meJihat adanya kesamaan antara konsep rnateri maupun metode dari pendidikan Islam dengan konsep yang dikemukakan oleh Miskawayh, maka sangat memungkinkan apabila kedua rumusan tersebut saling diterapkan dan sating melengkapi satu sama yang lainnya, sehingga dapat melahirkan konsep pendidikan yang rnenambah kekayaan khasanah pendidikan Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: 1. Drs. H. Muhammad Anis, MA 2. Dra. Wiji Hidayati, M. Ag
Uncontrolled Keywords: AKHLAK, IBN MISKAWAYH
Subjects: Akhlak - Etika
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Kependidikan Islam (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 17 Jul 2017 07:37
Last Modified: 17 Jul 2017 07:37
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/26332

Actions (login required)

View Item View Item