NAQD AL TARJAMAH AL INDONESIYAH LI RIWAYAT ASYWAK LI SAYYID QUTHB

INDAH ANA HAYATI - NIM. 03111276 , (2009) NAQD AL TARJAMAH AL INDONESIYAH LI RIWAYAT ASYWAK LI SAYYID QUTHB. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Tidak sekedar pengalihan teks dari bahasa sumber ke bahasa sasaran, penerjemahan juga merupakan upaya mengkomunikasikan teks tersebut sehingga dapat dipahami dengan baik. Dengan begitu aktivitas menerjemah menjadi tuntutan yang tak terelakan dalam kehidupan global saat ini mengingat semakin intensnya persinggungan antar budaya yang melibatkan dialog bahkan tak jarang melahirkan konflik. Namun aktivitas menerjemah (penerjemahan) seringkali menemui hambatan sehingga menyebabkan adanya kerancuan dan kesalahan dalam mengungkapkan kembali makna teks tersebut. Apalagi yang diterjemahkan adalah naskah-naskah sastra, tidak hanya menerjemahkan kosa kata atau pikiran tertentu, melainkan juga menerjemahkan emosi, style dan suasana teks. Asywak merupakan judul novel karya Sayyid Qutb, seorang tokoh Ikhwan al-Muslimin, yang menceritakan tentang pencarian seorang lelaki akan wanita yang menjadi idamannya namun terbentur dengan arus perubahan zaman. Novel ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul “Bidadari yang Hilangâ€Â. Novel ini menarik untuk diteliti karena di dalamnya terdapat kesalahan-kesalahan penerjemahan yang mengkibatkan kekaburan makna. Penelitian ini menggunakan metode terjemahan komunikatif yang berusaha mempertahankan makna kontekstual yang tepat dari bahasa sumber sedemikin rupa sehingga baik isi maupun bahasanya langsung dapat diterima dan dipahami oleh pembaca. Hal itu nantinya diharapkan dapat memberi gambaran tentang kesalahan-kesalahan dalam penerjemahan. Penelitian ini juga menggunakan analisis kritik terjemah, yaitu upaya evaluasi, menilai dan mengoreksi kesalahan-kesalahan yang terdapat dalam karya terjemahan novel tersebut. Setidaknya terdapat beberapa aspek kesalahan yang ditemukan dalam terjemahan novel Asywak (Bidadari yang Hilang). Hal itu menyangkut, pertama, aspek kata (makna refrensial leksikal) yang merupakan hal terpenting dalam penerjemahan karena menjadi bahan dasar untuk membangun sebuah teks yang akan diterjemahkan dan hasil terjemahan. Kedua, aspek gramatikal, seperti dalam memahami dhomir, mutakllim dan mukhotob. Ketiga, aspek penghilangan kosa kata, dengan ditemukannya sejumlah kalimat yang panjang dan menggambarkan suasana tertentu (ekspresi). Beberapa kesalahan tersebut diambil secara acak (random) dari sub judul yang ada dalam novel. Berikut juga disertakan contoh penerjemahan terhadap satu sub judul sebagai perbandingan. Kesalahan-kesalahan di atas menyebabkan kelenyapan suasana yang ingin dibidik oleh teks sumber dan mengakibatkan alur cerita menjadi kabur termasuk pesan di dalamnya. Dan tentunya jauh dari maksud teks sumber.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: PEMBIMBING: DRS. HISYAM ZAINI, MA.
Uncontrolled Keywords: terjemahan,naskah sastra, kosa kata, novel Asywak
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:43
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2653

Actions (login required)

View Item View Item