TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI IKAN DENGAN SISTEM MANCING HARIAN BERHADIAH DI PEMANCINGAN MORO SENENG SLEMAN YOGYAKARTA

FITRI YULIA SHOFIATI NIM: 02381406, (2009) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI IKAN DENGAN SISTEM MANCING HARIAN BERHADIAH DI PEMANCINGAN MORO SENENG SLEMAN YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI IKAN DENGAN SISTEM MANCING HARIAN BERHADIAH DI PEMANCINGAN MORO SENENG SLEMAN YOGYAKARTA )
BAB I,V.pdf - Published Version

Download (782kB) | Preview
[img] Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI IKAN DENGAN SISTEM MANCING HARIAN BERHADIAH DI PEMANCINGAN MORO SENENG SLEMAN YOGYAKARTA )
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (235kB)

Abstract

ABSTRAK Jual beli merupakan kegiatan yang selalu dilakukan oleh manusai sebagai upaya memenuhi kebutuhan hidupnya, karena manusia adalah makhluk sosial yang selalu tergantung kepada manusia lain dan lingkungannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu bentuk jual beli yang terjadi di pemancingan Moro Seneng Sleman Yogyakarta adalah jual beli ikan dengan sistem mancing harian berhadiah. Sistem jual beli ikan yang terjadi di pemancingan Moro Seneng berbeda dengan sistem jual beli pada umumnya karena obyek jual beli (ikan), masih berada di dalam kolam pemancingan, sehingga pembeli (yang disebut pemancing) hanya bisa berspekulasi atau mengandalkan untung-untungan saja. Perbedaan pemancingan Moro Seneng dengan pemancingan lainnya adalah disediakannya hadiah berupa uang tunai maksimal Rp. 200.000,- bagi pemancing yang bisa memancing ikan maskot yang ada di kolam pemancingan, dan ini merupakan daya tarik tersendiri bagi pemancing untuk memilih pemancingan Moro Seneng dibanding di pemancingan lain. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), maka dalam pengumpulan datanya digunakan metode observasi, yang berkaitan dengan permasalahan, dan wawancara secara langsung dengan pihak-pihak yang terkait secara langsung di pemancingan Moro Seneng Sleman Yogyakarta serta pemancing dengan menggunakan schedule, tepatnya adalah metode wawancara berstruktur (closed question). Sifat penelitian ini adalah preskriptif, yaitu memaparkan seluruh hasil penelitian, kemudian meninjau hasil tersebut dari sudut pandang hukum Islam, sehingga pendekatan yang dipakai adalah pendekatan normatif. Berdasarkan metode yang digunakan, maka terungkap bahwa jual beli ikan dengan sistem mancing harian berhadiah di pemancingan Moro Seneng Sleman Yogyakarta tidak sesuai dengan hukum Islam, karena terdapat unsur garar dan maisir di dalamnya, mengenai konsep hadiah yang ditawarkan tidak bisa diterapkan sebagai akad ju’alah, karena tidak ada kesesuaian diantara keduanya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Drs. H. Dahwan, M.Si. Gusnam Haris, S.Ag., M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Jual beli ikan, sistem mancing harian berhadiah.
Subjects: Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 13 Aug 2012 14:07
Last Modified: 10 May 2016 03:43
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2674

Actions (login required)

View Item View Item