EKSISTENSIALISME DALAM NASKAH DRAMA IWAN SIMATUPANG (STUDI ATAS NASKAH PETANG DI TAMAN)

MHARIRI, NIM. 99513029 (2006) EKSISTENSIALISME DALAM NASKAH DRAMA IWAN SIMATUPANG (STUDI ATAS NASKAH PETANG DI TAMAN). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (EKSISTENSIALISME DALAM NASKAH DRAMA IWAN SIMATUPANG (STUDI ATAS NASKAH PETANG DI TAMAN))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (EKSISTENSIALISME DALAM NASKAH DRAMA IWAN SIMATUPANG (STUDI ATAS NASKAH PETANG DI TAMAN))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (7MB)

Abstract

Di jagad sastra Indonesia lwan Simatupang dikenal sebagai salah satu figure sastrawan yang menempati garda depan sastra modern yang pernah dimilliki oleh bangsa Indonesia Karya-karya beliau sangat famous bagi peminat sastra Indonesia, telah banyak penghargaan tingkat nasionaJ dan intemasional yang telah dianugerahkan pada beliauu. Beberapa karya beliau, kalau dianalisis secara seksama, banyak menggambarkan eksistensi manusia, yang mendeskripsikan problem-problem kemanusiaan meliputi pilihan, tindakan, keterasingan, kehampaan, dan tanggungjawab. Berangkat dari latar belangkang di atas, penelitian ini menitikberatkan pada ekplorasi perenungan filosofis khususnya filsafat eksistensialisme pada karya beliau yang berjudul '"Petang di taman". "Petang di Taman" sebagai sebuah naskah drama, pada penelitian ini dipergunakan pendekatan filosofis, dengan mempergunakan beberapa metode sebagai pisau analisis yaitu; pertama, deskripsi yaitu pemaparan isi naskah berkaitan dengan konsep pemikiran tokoh berdasarlcan fakta yang ada yang bersifat deduktif. Kedua,analisis isi ialah menciptkan inferensi-inferensi yang dapat ditiru dan data yang berbanding lurus dengan konteksnya. Ketiga, interpretasi ialah ekplorasi karya dengan tujuan menangkap arti dan nuansa yang dimaksud oleh penulis. Hal di atas merupakan conditio sine qua nonl untuk dilakukan dalam penelitian ini, bertolak pada pemahaman bahwa naskah "Petangdi Taman" merupakan kategori sastra filsafat. Dalam naskah "Petang di Taman" manusia digambarbn identik. Dengan "ego" yang memiliki kecenderungan berpihak pada kepentingan dirinya sendiri, serta merta menafikan "ego" lain. Secara garis besar naskah ini, memiliki dua tema sentral, yaitu: pertama, kegelisahan dan keternsingan. dalam artian bahwa manusia sebagai makhluk yang paling mulia, pada sisi yang lain memiliki kerterbatasan dan kekurangan, yang selanjutnya melahirkan rasa gelisah dan terasing dari Tuhan, sesama, dan bahkan objek dirinya sendiri. Pencarian manusia akan "obat" kegeliasahan dan keterasingan bersifat nisbi, karenanya usaha itu tidak pernah berhenti bersamaan dengan eksisnya kegelisahan dan keterasingan itu sendiri pada kehidupan manusia. Kedua, Kebebasan (freedom), Iwan Simatupang menggambarkan kebebasan manusia bersifat mutlak sesuai dengan pilihan dan tanggungjwabnya. Hilangnya kebebasan manusia berbanding lurus dengan matinya eksistensi manusia, karena kebebasan menempati relung terdalam "mengadanya" manusia Kebebasan memberikan ruang bagi manusia untuk menentukan pilihan dalam hidup, sekaligus ia dituntut bertanggungjawab atas pilihan tersebut. Namun perlu dicatat: bahwa kebebasan menentukan pilihan dalam hidup hanya bisa dilakukan dengan mempergunakan akal-budi secara total tanpa rasa takut akan intervensi ego yang berada di luar dirinya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Alim Ruswantoro M. Ag.
Uncontrolled Keywords: Eksistensialisme, Drama Iwan Simatupang, Naskah Petang Di Taman
Subjects: Aqidah Filsafat
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta > Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Aqidah Filsafat (S1)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 24 Jul 2017 02:37
Last Modified: 24 Jul 2017 02:37
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/26769

Actions (login required)

View Item View Item