KRITIK ZIAUDDIN SARDAR TERHADAP KONSEP ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN ISMAIL RAJI AL-FARUQI

MUSLIH, NIM. 12510001 (2017) KRITIK ZIAUDDIN SARDAR TERHADAP KONSEP ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN ISMAIL RAJI AL-FARUQI. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (KRITIK ZIAUDDIN SARDAR TERHADAP KONSEP ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN ISMAIL RAJI AL-FARUQI)
12510001_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf

Download (3MB) | Preview
[img] Text (KRITIK ZIAUDDIN SARDAR TERHADAP KONSEP ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN ISMAIL RAJI AL-FARUQI)
12510001_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (6MB)

Abstract

Islamisasi ilmu pengetahuan menjadi isu yang terus berkembang di kalangan intelektual Muslim dari era klasik sampai kontemporer. Dalam perkembangannya banyak kontroversi yang terjadi, seperti pro dan kontra terhadap konsep ini. Bagi yang mendukung konsep ini, mereka memandang islamisasi ilmu adalah momentum untuk kebangkitan umat Islam dari kemunduran yang terjadi. Dominasi Barat begitu kuat, sehingga Islam menjadi peradaban yang inferior di hadapan Barat. Maka islamisasi akan menjadi basis peradaban umat untuk bengkit. Menyikapi fenomena ini, Ismail Raji Al-Faruqi secara terbuka memproklamirkan konsep islamisasi ilmu pengetahuan. Secara konkret, program islamisai ilmu Al-Faruqi bertujuan mengislamkan disiplin ilmu atau menerbitkan buku-buku teks tingkat universitas dengan menyusun kembali disiplin ilmu yang sesuai dengan visi Islam. Al-Faruqi menginginkan untuk menarik kembali semua khasanah ilmu pengetahuan, kemudian mempertimbangkannya dari titik pijak Islam. Namun, Ziauddin Sardar tidak sepakat dengan konsep ini dan Sardar mengkritik konsep islamisasi ilmu Al-Faruqi. Hal ini yang menjadi latar belakang penulisan skripsi ini. Adapun rumusan masalah dalam skripsi ini terdiri dari dua hal, pertama, Bagaimana kritik Ziauddin Sardar terhadap konsep islamisasi ilmu pengetahuan Ismail Raji Al-Faruqi. Kedua, Apa yang ditawarkan Ziauddin Sardar terkait konsep islamisasi ilmu pengetahuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu penelitian kepustakaan. Adapun metode yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu memaparkan kritik Sardar terhadap gagasan islamisasi ilmu Al-Faruqi dan solusi yang ditawarkan terhadap konsep ini. Pendekatan yang digunakan dalam skripsi ini adalah pendekatan filosofis dengan menyaring ide-ide Sardar dalam karya-karyanya untuk memperoleh nilai-nilai filosofis mengenai kritik Sardar terhadap konsep islamisasi ilmu Al-Faruqi. Hasil penelitian ini, Sardar menilai bahwa Al-Faruqi telah melakukan kesalahan di dalam gagasan islamisasi ilmunya. Menurut Sardar, mengislamkan ilmu dengan menanamkan spirit Islam pada disiplin-displin yang dikonstruksi oleh persepsi, konsep, ideologi, bahasa dan paradigma masyarakat lain "Barat", justru bisa menjadi westernisasi Islam, bukan islamisasi ilmu. Persoalan ini kiranya menjadi kritik radikal Sardar terhadap konsep islamisasi ilmu Al-Faruqi. Berdasarkan kritik tersebut, Ziauddin Sardar menawarkan sains Islam sebagai salah satu alternatif. Dalam perspektif Sardar, konsep holistik sains Islam dapat diwujudkan melalui tiga aspek, pertama merumuskan epistemologi Islam kontemporer. Kedua, merumuskan metodologi Islam. Ketiga, menetapkan parameter sains Islam. jika semua itu mampu dielaborasikan lebih dalam, maka Islam akan mempunyai sistem sains yang orisinil dan sesuai dengan kebutuhan Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Dr. Muhammad Taufik S.Ag., M.A.
Uncontrolled Keywords: Islamisasi Ilmu Pengetahuan, Westernisasi, Sains Islam.
Subjects: Aqidah Filsafat
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta > Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Aqidah dan Filsafat Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum [IT Staff] ---- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 31 Jul 2017 02:16
Last Modified: 31 Jul 2017 02:16
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/27030

Actions (login required)

View Item View Item