KEBIJAKAN INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KULTUR RELIGIUS MAHASISWA (Studi Terhadap Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta)

Rini Setyaningsih, NIM: 1520410052 (2017) KEBIJAKAN INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KULTUR RELIGIUS MAHASISWA (Studi Terhadap Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta). Masters thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (KEBIJAKAN INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KULTUR RELIGIUS MAHASISWA (Studi Terhadap Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta))
1520410052_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (7MB) | Preview
[img] Text (KEBIJAKAN INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KULTUR RELIGIUS MAHASISWA (Studi Terhadap Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta))
1520410052_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

Rini Setyaningsih. Kebijakan Internalisasi Nilai-nilai Islam dalam Pembentukan Kultur Mahasiswa (Studi Terhadap Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta). Tesis. Yogyakarta. Program Studi Magister Pendidikan Islam Universitas Sunan Kalijaga Yogyakarta. 2017. Kebijakan pendidikan merupakan keseluruhan proses dan hasil perumusan langkahlangkah strategis pendidikan yang dijabarkan dari visi dan misi pendidikan, dalam rangka mewujudkan tercapainya tujuan. Kebijakan yang mengacu kepada visi dan misi merupakan pengaruh yang penting dalam membentuk budaya di sebuah lembaga pendidikan. Untuk menumbuhkan budaya religius maka perlu adanya keputusan yang diambil oleh seseorang atau suatu kelompok orang, sebagai proses penanaman nilai-nilai ajaran agama Islam yang berlandaskan keimanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan: 1) Bagaimanakah latar belakang perumusan kebijakan internalisasi nilai-nilai Islam LPSI di UAD kampus 3, 2) Bagaimanakah metode internalisasi nilai-nilai Islam dalam pembentukan kultur religius mahasiswa di UAD kampus 3, 3) Bagaimanakah proses penciptaan kultur religius mahasiswa di UAD kampus 3, 4) Bagaimanakah evaluasi kebijakan internalisasi nilai-nilai Islam LPSI dalam pembentukan kultur religius mahasiswa di UAD kampus 3. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field work research), dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah : (1) Latar belakang perumusan kebijakan internalisasi nilai-nilai Islam LPSI dalam pembentukan kultur religius mahasiswa didasari dengan misi Muhammadiyah dan 3 alasan pendirian LPSI, yaitu: (a) alasan teologi al-amr bi al-ma‘ruf wa an-nahy ‘an al-munkar; (b) alasan objektif sosiologis yang mendorong syiar dakwah keislaman; dan (c) alasan tanggung jawab struktural sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah. (2) Metode internalisasi nilai-nilai Islam dalam pembentukan kultur religius mahasiswa UAD kampus 3 yaitu: (a) dalam ranah akademik, terdapat mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dan sertifikasi dimana dosen pengajar menggunakan metode ceramah, tanya jawab, penugasan, pemecahan masalah, diskusi, demonstrasi, simulasi, dan persamaan referensi. (b) dalam ranah nonakademik, LPSI bekerjasama dengan organisasi mahasiswa dalam pelaksanaan kajian, pelatihan dan lomba yang bertema Islami. (3) Proses penciptaan kultur religius mahasiswa di UAD kampus 3 berawal dari visi dan misi serta tujuan LPSI yang religius, kemudian tersusun beberapa kebijakan: pertama, kewajiban untuk menempuh mata kuliah AIK dan sertifikasi untuk penanaman nilai-nilai Islam (dimensi akidah). Kedua, kewajiban untuk mengikuti Tes Baca al-Qur’an (TBQ) serta bimbingan tahsinul Qur’an, untuk meningkatkan bacaan dan pemahaman kitab suci agama Islam (dimensi syari’ah). Ketiga, kewajiban untuk berbusana syar’i, untuk menumbuhkan kesopanan (dimensi akhlak). Model yang digunakan oleh pihak LPSI dalam pembentukan kultur religius mahasiswa yaitu model struktural (top-down). (4) Hasil evaluasi dalam kebijakan internalisasi nilai-nilai Islam LPSI dalam pembentukan kultur religius mahasiswa di UAD kampus 3, yaitu: (a) dalam formulasi kebijakan, pihak LPSI menggunakan pendekatan rasional dan strategis. (b) dalam implementasi kebijakan, pihak LPSI meminta legitimasi kepada Rektor UAD untuk mendapatkan pengesahan. (c) dalam kinerja kebijakan, pihak LPSI bekerjasama dengan seluruh dosen AIK dan sertifikasi serta pembimbing kegiatan tahsinul Qur’an dan organisasi mahasiswa UAD kampus 3 dalam pelaksanaan kegiatan islamisasi kampus. (d) dalam lingkungan kebijakan, pihak LPSI bekerjasama dengan Bagian Fasilitas (Bifas) dalam pengadaan tempat ibadah, kotak infaq, kaligrafi dan kata-kata motivasi islami di dindingdinding kampus, serta contoh gambar mahasiswa berbusana syar’i yang dicetak pada spanduk

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Dr. Subiyantoro, M.Ag.
Uncontrolled Keywords: Kebijakan, internalisasi nilai, kultur religius.
Subjects: Pendidikan > Manajemen Pendidikan
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Pendidikan Islam
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 10 Oct 2017 08:35
Last Modified: 10 Oct 2017 08:35
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/27405

Actions (login required)

View Item View Item