BAHASA LOKAL SEBAGAI METODE DAKWAH (Analisis Terhadap Rubrik Lha Kiyeh Majalah Berita Berhias)

IMAM CHUMEDI NIM: 03210112, (2009) BAHASA LOKAL SEBAGAI METODE DAKWAH (Analisis Terhadap Rubrik Lha Kiyeh Majalah Berita Berhias). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (BAHASA LOKAL SEBAGAI METODE DAKWAH (Analisis Terhadap Rubrik Lha Kiyeh Majalah Berita Berhias))
BAB I, V.pdf - Published Version

Download (736kB) | Preview
[img] Text (BAHASA LOKAL SEBAGAI METODE DAKWAH (Analisis Terhadap Rubrik Lha Kiyeh Majalah Berita Berhias))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (176kB)

Abstract

Di era modern sekarang ini, perkembangan teknologi dan informasi begitu pesat. Gaya hidup manusia pun semakin matrealistis, kapitalis. Tidak hanya di perkotaan, bahkan di berbagai penjuru daerah pun sama. Semakin sulitnya mencari lapangan pekerjaan serta melambungnya harga kebutuhan pokok yang tak bisa dijangkau lagi oleh masyarakat, khususnya bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah menjadikan kondisi pikiran masyarakat semakin kompleks. Mental masyarakat semakin terguncang. Kondisi seperti ini membuat manusia berada pada titik nadzir. Pengangguran meningkat, tindak kriminal semakin merajalela di mana-mana. Seperti halnya pepatah Jawa yang berbunyi “Nek wong ngelih, mesti pikirane ngalih. Hal ini terbukti dengan maraknya kasus bunuh diri, hanya karena seseorang tidak bisa mencukupi kebutuhan hidupnya. Fenomena semacam ini merupakan tantangan besar bagi para dai. Oleh karenanya sangat dibutuhkan metode dakwah yang arif dan bijaksana guna mengajak masyarakat pada jalan yang benar, meski kehidupan ekonomi semakin sulit. Melalui rubrik Lha Kiyeh majalah Berita Berhias, seorang budayawan Tegal, Atmo Tan Sidik berusaha menggunakan bahasa lokal (Tegalan) sebagai metode dakwahnya yang berisikan nasehat dan kearifan lokal. Rubrik Lha kiyeh dikemas secara sederhana dan menyentuh semua lapisan. Dengan teori kedekatan (proximity), seolah-olah dakwah yang disajikan bukan dari pribadi penulis melainkan berdasarkan obrolan, kata bijak masyarakat setempat. Dalam penulisannya, Atmo Tan Sidik menggunakan gaya creative non fiction, yaitu memasukkan unsur fiksi ke dalam tulisan non fiksi, sehingga tulisannya makin hidup, tidak kering meski dalam bentuk sebuah esai. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif-kualitatif. Adapun dalam pengumpulan data, penulis menggunakan metode dokumentasi, interview dan observasi. Analisis yang digunakan adalah content analisis (analisis isi). Penulis mencoba meneliti isi rubrik Lha Kiyeh, sehingga dapat diketahui bagaimana cara pengemasan bahasa Tegalan sebagai metode dakwah dalam rubrik Lha Kiyeh. Penggunaan bahasa daerah atau dialek sebagai bahasa jurnalistik masih tergolong sangat jarang. Apalagi untuk kegunaan dakwah. Namun dengan kepiawaiannya, Atmo Tan Sidik mengemasnya dengan baik, sehingga pesan dakwah yang ada dalam rubrik Lha kiyeh langsung dapat dipahami. Dialek Tegalan dikemas dengan bahasa esai yang ringan dan sederhana. Sehingga pembaca seolah tidak dalam membaca sebuah tulisan, melainkan mendengarkan bahasa tutur. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bahasa Tegalan yang nota bene bahasa tutur lebih efektif ditulis dengan bahasa “creatife non fiction yaitu dengan memunculkan nasehat-nasehat lokal, peribahasa, ucapan-ucapan keseharian dan sebagainya. Bahasa Tegalan sebagai metode dakwah dalam rubrik Lha Kiyeh juga sejalan dengan metode dakwah bilhikmah, mauidhotul khasanah dan mujadalah, sebagaimana yang tertuang dalam Al-Quran surat An-Nahl: 125.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Drs. Moh. Sahlan M.Si.
Uncontrolled Keywords: Metode dakwah, Rubrik Lha Kiyeh.
Subjects: Komunikasi Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 03 Sep 2012 16:59
Last Modified: 27 Dec 2016 07:00
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2765

Actions (login required)

View Item View Item