IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PEDULI DALAM MEWUJUDKAN INKLUSI SOSIAL IBU-IBU KORBAN PERISTIWA 1965 OLEH FOPPERHAM YOGYAKARTA

IMAM HANAFI, NIM. 12230017 (2017) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PEDULI DALAM MEWUJUDKAN INKLUSI SOSIAL IBU-IBU KORBAN PERISTIWA 1965 OLEH FOPPERHAM YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PEDULI DALAM MEWUJUDKAN INKLUSI SOSIAL IBU-IBU KORBAN PERISTIWA 1965 OLEH FOPPERHAM YOGYAKARTA)
12230017_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview
[img] Text (IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PEDULI DALAM MEWUJUDKAN INKLUSI SOSIAL IBU-IBU KORBAN PERISTIWA 1965 OLEH FOPPERHAM YOGYAKARTA)
12230017_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya kelompok-kelompok miskin dan marginal di Indonesia yang masih banyak mengalami diskriminasi sosial dan politik di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat. Salah satunya ialah kelompok korban peristiwa 1965 yang selama ini masih dianggap sebagai kelompok yang “berbeda” di tengah-tengah masyarakat pada umumnya, sehingga kelompok ini sering mendapat ketidak-adilan sosial maupun politik di negeri ini. Program Peduli atas inisiasi pemerintah, dibawah koordinasi Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, hadir untuk menjawab persoalan tersebut. FOPPERHAM sebagai lembaga lokal Yogyakarta diamanahi untuk turut serta dalam proses implementasi Program Peduli dalam memberdayakan dan mencarikan solusi atas persoalan-persoalan yang hadapi oleh kelompok ibu-ibu korban peristiwa 1965 di Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk menjawab rumusan masalah yang ada, peneliti menggunakan teori Edward tentang model implentasi kebijakan dan teori Gibson dkk. tentang indikator keberhasilan kebijakan. Metode penelitian ini dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui beberapa metode diantaranya wawancara, observasi dan dokumentasi. Penetuan informan, penulis menggunakan teknik purposive, yaitu teknik pengambilan informan yang didasarkan atas pertimbangan-pertimbangan tertentu. Dalam penelitian ini ada 7 orang informan. Hasil penelitian terhadap model implementasi Program Peduli oleh FOPPERHAM menujukkan bahwa: (1)FOPPERHAM menggunakan pola komunikasi birokrasi yang bersifat top down dengan melalui pendekatan kelompok dan individu, (2)FOPPERHAM melakukan perekrutan relawan secara berkala dan memberikan fasilitas kepada staff dan relawan demi maksimalnya kerja-kerja di lapangan, dan (3)Indonesia untuk Kemanusian merupakan lembaga sebagai sumber informasi utama dan pemberi kewenangan kepada FOPPERHAM dalam implementasi Program Peduli. Sementara keberhasilan implementasi Program Peduli menunjukkan bahwa: (1)Rencana program kegiatan FOPPERHAM diterima secara terbuka oleh ibu-ibu korban 1965, (2)Sebagian besar ibu-ibu korban peristiwa 1965 merasa puas dan terbantu dengan adanya Program Peduli, dan (3)Beberapa ibu-ibu korban peristiwa 1965 sudah mendapat akses dan bantuan layanan dari pihak pemerintah maupun swasta.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Suyanto, S.Sos., M.Si.
Uncontrolled Keywords: Implementasi, Program Peduli, Inklusi Sosial, Ibu-ibu korban peristiwa 1965
Subjects: Pendidikan Agama Islam Jurnal
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam (S1)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 27 Oct 2017 07:33
Last Modified: 27 Oct 2017 07:33
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/27895

Actions (login required)

View Item View Item