PENGARUH MITOS RATU ADIL DALAM PERANG JAWA (1825-1830)

DWI ERISKA AGUSTIN, NIM. 02121099 (2009) PENGARUH MITOS RATU ADIL DALAM PERANG JAWA (1825-1830). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PENGARUH MITOS “RATU ADIL” DALAM PERANG JAWA (1825-1830))
BAB I, V.pdf - Published Version

Download (657kB) | Preview
[img] Text (PENGARUH MITOS “RATU ADIL” DALAM PERANG JAWA (1825-1830))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (141kB)

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada peristiwa Perang Diponegoro, atau yang dikenal dengan Parang Jawa, yakni antara tahun 1825 hingga tahun 1830. Masalah pokok yang akan dibahas adalah sekitar mitos ratu adil yang mempengaruhi munculnya perang tersebut. Dengan permasalahan pokok tersebut, maka rumusan masalah yang dapat diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Bagaimana mitos Ratu Adil dalam alam pikiran Jawa muncul ?; (2) Bagaimana pengaruh mitos Ratu Adil dalam Perang Jawa ? Tujuan studi ini adalah untuk mencapai penulisan sejarah, maka upaya mererekontruksi masa lampau dan objek yang diteliti itu di tempuh melalui metode sejarah. Metode pengumpulan sumber dalam penelitian ini menggunakan metode pustaka. Bahan utama peneliti ini adalah babad Pangeran diponegoro terjemahan Wahyati Pradita dan buku-buku tentang ratu adil yaitu karangan Sartono Kartodirjo yang berjudul Ratu Adil dan Michael Adas dalam Prophets of Rebellion: Millenarian Protest Movement Againts The European Colonial Order. Adapun sumber-sumber sekunder dalam penelitian ini adalah karya-karya yang berkenanaan dengan Ratu Adil dan Pangeran Diponegoro serta buku-buku penunjang lainnya. Setelah sumber terkumpul penulis melakukan kritik terhadap sumber-sumber tersebut. Untuk menguji keabsahan tentang keaslian sumber (autentisitas) dilakukan melalui kritik eksteren, sedangkan untuk keabsahan mengenai kebenaran sumber (kredibilitas) dilakukan melalui kritik interen. Peneliti mencoba memilih sumber yang tepat, selanjutnya data yang dianggap benar dan relevan dengan permasalahan yang diteliti, disusun sebagai fakta sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan, dan diakhiri dengan historiografi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Dalam alam pikiran Jawa terdapat mitos Ratu Adil. Mayarakat Jawa sering kali mengaitkan mitos Ratu Adil ini dengan Ramalan Prabu Jayabaya. Prabu Jayabaya merupakan kerajaan Daha Kediri yang berkuasa pada 1135-1157 M. Pada masa pemerintahannya Kediri mencapai puncak kejayaannya. Jayabaya mewariskan beberapa karya sastra Jawa Kuno, yang kemudian dilanjutkan oleh pujangga-pujangga masa Surakarta seperti Yasadipura I, Yasadipura II, dan Ranggawarsita. Dalam karya-karya sastra itu banyak menyebutkan bahwa penderitaan yang mereka alami, seperti peningkatan beban pajak, harga hasil bumi merosot tajam, hukum dan pengadilan tidak berjalan semestinya, syariat Tuhan tidak lagi dijalankan, banyak orang akan tersingkir dan orang jahat akan berkuasa, pemerintahan tidak berjalan dengan baik dan rakyat semakin sengsara, banyak terjadi bencana alam, dan krisis-krisis sosial lainnya, akan hilang dengan datangnya Ratu Adil. Hal ini termuat dalam Kitab Muassar karya Prabu Jayabaya. Dengan demikian, Ratu Adil, dalam tradisi Jawa lebih bersifat politis, meskipun ada sedikit sebagai gerakan mistis (kebatinan). Mitos Ratu Adil ini terwujud dalam bentuk tampilnya seorang pemimpin, yang dianggap dapat menjadi tokoh yang menyelesaikan permasalahan atau krisis yang melanda. Zaman edan tidak mungkin diubah dengan cara lain kecuali menanti tokoh Ratu Adil tersebut. Untuk merealisasikan perubahan zaman tersebut diperlukan suatu gerakan, yang ditopang oleh seorang pemimpin, yang dianggap sebagai Ratu Adil, yang mampu mewujudkan penentian tersebut. Adapun pengaruh dari mitos Ratu Adil dalam perang Jawa dapat dilihat dari munculnya tokoh kharismatis, yang dianggap sebagai 'wali Tuhan' yaitu Pangeran Diponegoro yang mampu menangkap seluruh penderitaan dan kesengsaraan rakyat, sehingga melalui kharismanya ia mampu berfungsi sebagai pemikat massa dan katalisator atas keluhan dan penderitaan tersebut, sekaligus sebagai sentral penampung ide, harapan bagi terciptanya kehidupan yang adil dan makmur sejahtera.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: PEMBIMBING: DRA. HIMAYATUL ITTIHADIYAH, M.HUM
Uncontrolled Keywords: mitos ratu adil, Perang Jawa, sejarah, tokoh kharismatis, Pangeran Diponegoro
Subjects: Sejarah Peradaban / Kebudayaan Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Ilmu Budaya > Sejarah Kebudayaan Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 03 Sep 2012 15:31
Last Modified: 21 Dec 2016 02:13
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2809

Actions (login required)

View Item View Item