SHIGHATA AL-AMR WA AL-NAHI FI QISHAH YUSUF FI SURAH YUSUF (DIRASAH NADHRIYAH AFAL AL-KALAM)

ABDULLAH ZAKY - NIM. 03111255 , (2009) SHIGHATA AL-AMR WA AL-NAHI FI QISHAH YUSUF FI SURAH YUSUF (DIRASAH NADHRIYAH AFAL AL-KALAM). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Kalimat dalam tata bahasa Indonesia dapat dibagi menurut bentuk dan maknanya. Menurut bentuk, kalimat ada yang tunggal ada yang jama'. Dari segi makna, kalimat terbagi menjadi kalimat berita, perintah (termasuk bentuk inkar pada kalimat perintah), tanya, seru dan kalimat empatik. Kalimat dalam bahasa Arab dikenal dengan kalam, dan kalam terbagi menjadi dua menurut Ali Jarim: a) kalam khabar, b) kalam insya. Dalam hal ini peneliti hanya akan membahas kalam Insya. Kalam insya terbagi menjadi dua: (a) Insya Talabi, (b) Insya Ghairu Talabi. Insya Talabi terbagi menjadi lima: 1) al-Amru, 2) an-Nahyu, 3) al-Istifham, 4) at-Tamanny, 5) an-Nida' (Jarim 1951). Kalimat perintah dan larangan menjadi menarik jika dikaji dengan teori tindak tutur John Austin yang membedakan tindak tutur menjadi tiga bagian, tindak lokusioner (lokusi), tindak ilokusioner (ilokusi), dan tindak perlokusioner (perlokusi). Dengan teori ini, pemaknaan kata akan lebih tepat diberikan, karena tidak hanya memaknai kata sesuai dengan katanya, akan tetapi juga melihat pada konteks kata tersebut. Penulis menemukan permasalahan dalam hal pemahaman makna ayat. Seandainya kita memaknai ayat dengan makna yang sesungguhnya tanpa dilihat dari segi konteks ayat, maka kita akan menemukan perbedaan pemahaman makna, dan setelah ditinjau dari teori tindak tutur Austin, maka kita akan menemukan maksud dan tujuan lain dari ayat tersebut. Permasalahan tersebut penulis fokuskan dengan 2 rumusan masalah yakni bagaimana struktur kalimat perintah dan larangan dalam kisah Nabi Yusuf? Dan bagaimana maksud kalimat perintah dan larangan dalam kisah Nabi Yusuf secara benar. Penelitian ini adalah penelitian pustaka dengan menggunakan teori tindak tutur Austin, dengan referensi pokok al-Qur'an dan Terjemahnya DEPAG RI tahun 1985, Jawahir al-balaghah karangan Ahmad al-Hasyimi, Kamus Linguistik milik Harimurti Kridalaksana, Semantik Pengantar studi tentang makna karya Aminuddin, tata Bahasa Indonesia milik Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Prinsip-prinsip pragmatik milik M.D.D.Oka terjemahan dari buku Principles of Pragmatic milik Geoffry leech. Sedangkan untuk tambahan kita peroleh dari karya Ilmiah Kalimat perintah dan Kalimat Larangan dalam al-Qur'an Suatu Tinjauan Pragmatik karya Mardjoko Idris, MA, beberapa skripsi dan Jurnal, serta karya-karya tulis lain yang bisa membantu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa struktur perintah dalam kisah Yusuf menggunakan bentuk fi'il amr dan fi'il nahi serta satu bentuk isim fi'il amr. Sedangkan maksud kata kerja perintah tersebut lebih kepada makna ilokusi daripada makna lokusi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: PEMBIMBING: DRS. MARDJOKO IDRIS, MA
Uncontrolled Keywords: tata bahasa, kalimat, Insya Talabi, John Austin, pemaknaan kata
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Last Modified: 04 May 2012 16:43
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2849

Actions (login required)

View Item View Item