PEMAHAMAN HADIS IBNU DAQIQ AL-ID DALAM KITAB IHKAM AL-AHKAM SYARH UMDAH AL-AHKAM (KAJIAN TERHADAP HADIS-HADIS BAB SHALAT)

MUHAMMAD ROMELAN, LC, NIM. 1420511012 (2017) PEMAHAMAN HADIS IBNU DAQIQ AL-ID DALAM KITAB IHKAM AL-AHKAM SYARH UMDAH AL-AHKAM (KAJIAN TERHADAP HADIS-HADIS BAB SHALAT). Other thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PEMAHAMAN HADIS IBNU DAQIQ AL-ID DALAM KITAB IHKAM AL-AHKAM SYARH UMDAH AL-AHKAM (KAJIAN TERHADAP HADIS-HADIS BAB SHALAT))
1420511012_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (PEMAHAMAN HADIS IBNU DAQIQ AL-ID DALAM KITAB IHKAM AL-AHKAM SYARH UMDAH AL-AHKAM (KAJIAN TERHADAP HADIS-HADIS BAB SHALAT))
1420511012_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (5MB)

Abstract

Hadis bagi umat Islam merupakan suatu yang penting karena di dalamnya terungkap berbagai tradisi yang berkembang di masa Rasulullah SAW. Tradisitradisi yang hidup di masa kenabian tersebut mengacu pada kepribadian Rasulullah sebagai utusan Allah SWT. Oleh karena itu, keberlanjutannya terus berjalan dan berkembang sampai sekarang. Adanya keberlanjutan itulah sehingga umat manusia di zaman sekarang bisa memahami, merekam dan melaksanakan tuntunan ajaran Islam. Sebuah hadis dapat dijadikan sebagai dalil serta argumen yang kuat (hujjah) apabila memenuhi syarat-syarat kesahihan, baik dari aspek sanad, maupun matan. Hadis dari masa ke masa mengalami perkembangan yang signifikan, terutama pada posisi syarah. Syarah secara umum ialah penjelasan dari teks hadis. Kajian Syarah sebenarnya sudah ada sejak zaman Nabi, akan tetapi dari generasi ke genarasi syarah memiliki perbedaan-perbedaan. Secara umum perbedaan pemahaman atau penjelasan tersebut berkaitan erat dengan permasalahan kontekstual yang ada di eranya. Sedangkan pendekatan-pendekatan pemahamanpun memiliki perbedaan di setiap karya yang dihasilkan oleh para ulama besar. Salah satunya ialah pada penelitian ini yaitu membahas karya yang cukup fenomenal yang berkaitan dengan hadis nabi yaitu kitab Ihkam al-Ihkam karya Ibnu Daqiq. Kitab ini terdiri dari dua jilid yang berisikan empat juz. Kajian pada kitab ini secara umum berkaitan erat dengan hukum, seperti shalat dan lain sebagainya. Secara khusus pada penelitian ini membahas pada bab shalat. Untuk melihat pemahaman Ibnu Daqiq penulis menggunakan teori tekstual kontekstual yang dikembangkan oleh Syuhudi Ismai. Adapun rumusan masalah yang dibangun ialah pertama, membahas latar belakang penulisan kitab, kedua membahas tentang kitab Ihkam al-Ahkam beserta pengarangnya dan yang ketiga membahas pemahaman Ibnu Daqiq terhadap hadis-hadis nabi dalam bab shalat. Dari rumusan tersebut penulis menyimpulkan : Pertama; betkaitan dengan pehamaman tekstual, ibnu daqiq memahami dibagian hadis-hadis larangan wanita untuk berangkat ke masjid model kajian yaitu jam’u wa taufiq, sehingga hasilpemahamannya cenderung sama dengan teks hadisnya. Kedua : pemahahaman kontekstual, hal tersebut terjadi ketika memehami hadis tentang keutamaan shalat isyak dan subuh. Adapun pendekatan pemahamannya pada kajian telaah bahasa dan antropologi.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information / Pembimbing: Prof. Dr. H. Suryadi, M.Ag
Uncontrolled Keywords: Hadis Ibnu Daqiq Al-Id, Kitab Ihkam Al-Ahkam, Syarh Umdah Al-Ahkam, Hadis-Hadis Bab Shalat
Subjects: Aqidah Filsafat
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta > Aqidah Filsafat

Filsafat Islam
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Agama dan Filsafat
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 28 Nov 2017 02:59
Last Modified: 28 Nov 2017 02:59
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/28529

Actions (login required)

View Item View Item