PENERAPAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DALAM PRROSES PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN FIQH ( Studi Kasus di Kelas X SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta)

Emma Zumrotus Sholikah NIM : 04471215-03, (2009) PENERAPAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DALAM PRROSES PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN FIQH ( Studi Kasus di Kelas X SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PENERAPAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DALAM PRROSES PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN FIQH ( Studi Kasus di Kelas X SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta))
BAB I,IV.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (PENERAPAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DALAM PRROSES PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN FIQH ( Studi Kasus di Kelas X SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta))
BAB II,III.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (167kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan dalam proses pembelajaran mata pelajaran fiqh di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta dan permasalahan yang dihadapi oleh guru dalam penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan pada proses pembelajaran mata pelajaran fiqh di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil latar belakang SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan salah satu organisaasi Islam terbesar di Indonesia yaitu muhammadiyah, SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta sudah terakreditasi “Aâ€Â, maka SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta mampu membuktikan sepak terjang dalam bidang pendidikan yang cukup untuk menjadi panutan atau teladan bagi sekolah-sekolah lain. Metode penentuan subyek dalam penelitian ini dibedakan menjadi dua yaitu; informan kunci dan informan pendukung. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi atau pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif analitik dengan pola berfikir indukti dan deduktif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Penerapan KTSP tidak lepas dari peran seorang guru dalam proses pembelajaran di dalam kelas, kegiatan pokok dalam mengimplementasikan KTSP, yaitu meliputi: a) Pengembangan program, meliputi: program tahunan, program semester, program mingguan dan harian, program pengayaan dan remedial, program pengembangan diri. b) Pelaksanaan pembelajaran, meliputi: kegiatan awal (pre tes), kegiatan inti (pembentukan kompetensi), kegiatan akhir (post test). c) Evaluasi hasil belajar. d) Tindak lanjut. Proses pembelajaran mata pelajaran fiqh di kelas, guru mata pelajaran memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkreasi dalam merespon dan mengikuti pembelajaran di kelas. Dalam melakukan proses pembelajaran guru bidang studi fiqh selalu mengkombinasikan beberapa metode. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah, metode tanya jawab, metode penugasan, dan metode praktik. Pengkombinasian beberapa metode ini juga dengan memperhatikan unsur-unsur pembelajaran yaitu siswa, materi, keadaan pada saat pembelajaran dilaksanakan. (2) Permasalahan yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran mata pelajaran fiqh adalah kurangnya sosialisai tentang kurikulum tingkat satuan pendidikan dan juga dalam pengelolaan kelas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Dra. Asnafiyah, M.Pd
Uncontrolled Keywords: Penerapan, Kurikulum, Tingkat Satuan Pendidikan, Pembelajaran, Fiqih
Subjects: Pendidikan Agama Islam
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Kependidikan Islam (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 09 Aug 2012 08:20
Last Modified: 15 Mar 2017 02:35
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2893

Actions (login required)

View Item View Item