PROSES POST TRAUMATIC GROWTH PADA DEWASA AWAL YANG ORANG TUANYA BERCERAI

FATHINA SAJIDA, NIM. 12710034 (2017) PROSES POST TRAUMATIC GROWTH PADA DEWASA AWAL YANG ORANG TUANYA BERCERAI. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PROSES POST TRAUMATIC GROWTH PADA DEWASA AWAL YANG ORANG TUANYA BERCERAI)
12710034_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (12MB) | Preview
[img]
Preview
Text (PROSES POST TRAUMATIC GROWTH PADA DEWASA AWAL YANG ORANG TUANYA BERCERAI)
12710034_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview

Abstract

Family are the most important ‘place’ for development physic, emotions, spiritual, and social children. Because family are the source for love, protection, and identity for the members. However, it’s not infrequently that the conflict become one of the problem in the marriage life. Sometimes, the conflict become the reason of the divorce in the marriage, and for the children as the part of family members, process of the separation between their parents can make them down. Stress, afraid, insecure, depression, until become trauma sometimes experienced by the children. Therefore, the purpose of this research is to know how is the process of Post Traumatic Growth in children who has divorce parents. The research method that use in this research is qualitative method with phenomenology approach. This research used interview and observation to gathered the data. The subject for this research are the children who has the divorce parents with age range 19-27 years old, with range of the separation in theirs parent min. 5 years, and having a trauma from the separation process. The result from this research shows that several step of post traumatic growth in the children who have divorce parents are : step 1). Traumatic event. Step 2). Step of Crisis. Step 3). Rumination. Step 4). Disclosure step. Step 5). Step of Acceptance of the past and forgiveness. Step 6). Step of change, because of the changing situation, PTG aspect in individual can increase. External and internal factor become influence factor to grow positively include: Optimism, hope, reframing, and spiritual. ( INDONESIA ) Keluarga merupakan tempat yang penting bagi perkembangan anak secara fisik, emosi, spiritual dan sosial. Karena keluarga merupakan sumber kasih sayang, perlindungan, dan identitas bagi anggotanya. Akan tetapi tidak jarang konflik menjadi salah satu ujian dalam membangun rumah tangga. Tidak sedikit pula konflik yang berujung dengan perceraian, bagi anak sebagai anggota terlemah dalam keluarga, perceraian selalu saja merupakan rentetan goncangangoncangan yang menggoreskan luka batin yang dalam. Stres, ketakutan, kecemasan, depresi sampai dengan trauma sering kali dialami anak-anak yang kedua orangtuanya bercerai. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses Post Traumatic Growth pada anak yang orang tuanya bercerai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Subjek dari penelitian adalah anak yang orang tuanya bercerai dengan rentang usia 19-27 tahun, dengan masa perceraian orang tua minimal 5 tahun, mengalami trauma akibat perceraian orang tua. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa ada beberapa tahap terjadinya Post Traumatic Growth pada anak yang orang tuanya bercerai yaitu tahap 1). Traumatic event. 2). Tahap krisis. 3). Tahap perenungan. 4). Tahap keterbukaan/pengungkapan diri. 5). Tahap penerimaan masa lalu dan proses memaafkan. 6). Tahap perubahan, adanya perubahan perubahan yang terjadi, semakin terlihatnya aspek PTG pada individu. Untuk mampu tumbuh dan berkembang secara positif serta melalui proses di atas, ada dua faktor yang mepengaruhi. Yaitu : faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal terdiri dari dukungan sosial. Sedangkan faktor internal yaitu meliputi : optimisme, harapan, reframing serta spiritual.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Satih Saidiyah, Dpl. Psy., M.Si
Uncontrolled Keywords: Post Traumatic Growth,divorce, perceraian
Subjects: Psikologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Psikologi (S1)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 25 Jan 2018 02:22
Last Modified: 25 Jan 2018 02:22
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/29139

Actions (login required)

View Item View Item