PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAUD NON-FORMAL MELALUI DIKLAT BERJENJANG TINGKAT LANJUT STUDI DIKLAT BERJENJANG TINGKAT LANJUT BAGI GURU PENDAMPING DI KECAMATAN MANISRENGGO KABUPATEN KLATEN

MAHARANI, NIM. 1520430001 (2017) PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAUD NON-FORMAL MELALUI DIKLAT BERJENJANG TINGKAT LANJUT STUDI DIKLAT BERJENJANG TINGKAT LANJUT BAGI GURU PENDAMPING DI KECAMATAN MANISRENGGO KABUPATEN KLATEN. Masters thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAUD NON-FORMAL MELALUI DIKLAT BERJENJANG TINGKAT LANJUT STUDI DIKLAT BERJENJANG TINGKAT LANJUT BAGI GURU PENDAMPING DI KECAMATAN MANISRENGGO KABUPATEN KLATEN)
1520430001_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (26MB) | Preview
[img] Text (PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAUD NON-FORMAL MELALUI DIKLAT BERJENJANG TINGKAT LANJUT STUDI DIKLAT BERJENJANG TINGKAT LANJUT BAGI GURU PENDAMPING DI KECAMATAN MANISRENGGO KABUPATEN KLATEN)
1520430001_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (8MB)

Abstract

The education system in Indonesia requires many improvements in various fields. Not only related to facilities and curriculum, but human resources in this case teachers, also need improvement so that the quality of education can be improved. The non-formal early childhood teachers from Manisrenggo sub-district attended the advanced in tiers training which was organized by Himpaudi Klaten Regency in an effort to develop their competence. This research is a case study research with qualitative descriptive approach with problem formulation (1) implementation of Advanced in tiers Training (2) improvement of professional competence of non-formal early childhood teacher of Manisrenggo Sub-district, Klaten Regency through Advanced Leveled Training. Data collection techniques used are observation, interview, and documentation. Based on the results of independent tasks obtained that on the indicators of ability to determine the theme of learning in accordance with the development of children, the ability to determine learning activities based on learning materials / themes, and the ability to develop evaluation report shows an improvement. It is also strengthened with the results of observation, documentation and interviews based on indicators of Permendikbud. number 137 namely: 1. Understanding the stage of child development, which consists of sub indicators; a) to understand the continuity of the development rate of children of birth to 6 years, b) to understand the standard of achievement level of child development, c) to understand that each child has different speed of development achievement, d) to understand the inhibiting factors and support the level of progress and 6 aspects of development ; 2. Understanding the growth and development of children with sub indicators: a) understanding the aspects of physical development of motor, cognitive, language, social emotional, religious and art morals, b) understanding the signs of abnormalities in every aspect of growth and development of children, c) child nutrition and age-appropriate safe foods, d) understand how to monitor the nutrition, health, and safety status of children, e) recognize the uniqueness of children; 3. Understand and have skills in giving stimulus education, parenting, and protection with sub indicators that understand and have skills in the provision of educational stimuli; 4. Establish cooperation with parents in education, care, and child protection, with sub-indicators: a) identifying childcare factors, socio-economic families, and social communities that support and impede child development; b) communicating early childhood education programs to parents, 5. Communicating effectively, with sub indicators: a). Communicating effectively and empathic with parents and students, both physically, verbally, and non verbal. The results showed that the indicators above the professional competence of teachers PAUD District Manisrenggo as many as 22 people have increased after following the Advanced in tiers Training ( INDONESIA ) Sistem pendidikan di Indonesia memerlukan banyak perbaikan di berbagai bidang. Tidak hanya terkait fasilitas dan kurikulum, namun sumber daya manusia (SDM) dalam hal ini guru, juga membutuhkan perbaikan agar kualitas pendidikan dapat ditingkatkan. Guru PAUD non formal Kecamatan Manisrenggo mengikuti Diklat Berjenjang tingkat lanjut yang diselenggarakan oleh Himpaudi Kabupaten Klaten dalam upaya mengembangkan kompetensi profesionalnya. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rumusan masalah (1) pelaksanaan Diklat Berjenjang Tingkat Lanjut (2) peningkatan kompetensi profesional guru PAUD non formal kecamatan Manisrenggo Kabupaten Klaten melalui Diklat Berjenjang Tingkat Lanjut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil tugas mandiri, pada indikator kemampuan menentukan tema pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan anak, kemampuan menentukan kegiatan belajar berdasarkan materi/ tema pembelajaran, dan kemampuan menyusun laporan evaluasi perkembangan menunjukan adanya peningkatan. Selain itu juga dikuatkan dengan hasil observasi, dokumentasi dan wawancara berdasarkan indikator Permendikbud No. 137 yaitu 1. Memahami tahapan perkembangan anak, dengan sub indikator; a) memahami kesinambungan tingkat perkembangan anak usia lahir sampai 6 tahun, b) memahami standar tingkat pencapaian perkembangan anak, c) memahami bahwa setiap anak mempunyai tingkat kecepatan pencapaian perkembangan berbeda, d) memahami faktor penghambat dan pendukung tingkat pencapaian perkembangan & 6 aspek pengembangan; 2. Memahami pertumbuhan dan perkembangan anak dengan sub indikator: a) memahami aspek perkembangan fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional, moral agama dan seni, b) memahami tanda-tanda kelainan pada tiap aspek pertumbuhan dan perkembangan anak, c) mengenal kebutuhan gizi anak dan makanan yang aman sesuai usia anak, d) memahami cara memantau status gizi, kesehatan, dan keselamatan anak, e) mengenal keunikan anak; 3. Memahami dan memiliki ketrampilan dalam pemberian rangsangan pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan dengan sub indikator yaitu memahami dan memiliki ketrampilan dalam pemberian rangsangan pendidikan; 4. Membangun kerjasama dengan orang tua dalam pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan anak, dengan sub indikator: a) mengenal faktor-faktor pengasuhan anak, sosial ekonomi keluarga, dan sosial kemasyarakatan yang mendukung dan menghambat perkembangan anak, b) mengkomunikaskan program PAUD kepada orang tua, 5. Berkomunikasi secara efektif, dengan sub indikator: a). Berkomunikasi efektif dan empatik dengan orang tua dan anak didik, baik secara fisik, verbal, maupun non verbal. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada indikator-indikator diatas kompetensi profesional guru PAUD Kecamatan Manisrenggo sebanyak 22 orang mengalami meningkat setelah mengikuti Diklat Berjenjang Tingkat Lanjut.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Dr. Mahmud Arif, M.Ag,
Uncontrolled Keywords: Professional Teacher Competence, Non Formal Early Childhood, PAUD Companion Teacher, Advanced in tiers Training, Kompetensi Profesional Guru, PAUD Non Formal, Guru Pendamping PAUD, Diklat Berjenjang Tingkat Lanjut
Subjects: Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini (S2)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 02 Feb 2018 03:11
Last Modified: 02 Feb 2018 03:11
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/29259

Actions (login required)

View Item View Item