NEGOSIASI DAKWAH DAN POLITIK PRAKTIS: MEMBACA ORIENTASI ORGANISASI SAYAP KEAGAMAAN ISLAM PADA PARTAI NASIONALIS

Kusuma, Bayu Mitra Adhyatma and Octastefani, Theresia (2017) NEGOSIASI DAKWAH DAN POLITIK PRAKTIS: MEMBACA ORIENTASI ORGANISASI SAYAP KEAGAMAAN ISLAM PADA PARTAI NASIONALIS. Al-Balagh: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 2 (1). pp. 1-24. ISSN 2527-5704

[img]
Preview
Text (NEGOSIASI DAKWAH DAN POLITIK PRAKTIS: MEMBACA ORIENTASI ORGANISASI SAYAP KEAGAMAAN ISLAM PADA PARTAI NASIONALIS)
Bayu Mitra Adhyatma Kusuma dan Theresia Octastefani - Negosiasi Dakwah dan Politik Praktis (Membaca Orientasi Organisasi Sayap Keagamaan Islam pada Partai Nasionalis).pdf - Published Version

Download (439kB) | Preview

Abstract

Abstract Islam is a da’wah religion which disseminate the truth. But on the other hand, Islam is a political religion that is often used as the basis of ideology and struggling in the democratics era to uphold the constitution. Nowadays, Moslems have various political channels through Islamic political party. But each Islamic party has different interests, although equally portray itself as the da’wah party or Indonesian Moslem political place. In this dynamics, political behavior by using da’wah symbols and labeling are also performed by the parties with nationalist genealogy, like Partai Demokrasi Indonesia – Perjuangan, Partai Golongan Karya, and Partai Demokrat, through the Islamic religious organization. One of some actual cases that we can make it referral is the DKI Jakarta governor election. That phenomenon is an authentic evidence that the negotiation between da’wah and practical politics was happened. To analyze the phenomenon, this research used qualitative study, descriptive approach, and interactive data analysis methods by Miles and Huberman. The result of research showed that the da’wah agendas which organized tends to be incidental to adjust with the political constellation that they face and optimized toward of key moments in the political calendar like regional head election. It can be concluded that the orientation of Islamic religious organization which use genealogy nationalist of political party are the doer of the political da’wah rather than politics of da’wah itself. So that, in the negotiations between da’wah and politics practical, the political aspect is more advantaged DOI Number than the aspect of da’wah. Abstrak Islam adalah agama dakwah yang di dalamnya terdapat usaha untuk menyebarluaskan kebenarannya. Namun di sisi lain Islam juga merupakan agama politik yang sering kali dipakai sebagai basis ideologi dan perjuangan di era demokrasi yang menjunjung tinggi konstitusi. Saat ini umat Islam memiliki berbagai saluran politik melalui partai politik bercorak Islam. Namun masing-masing memiliki kepentingan yang berbeda meskipun sama-sama mencitrakan dirinya sebagai partai dakwah atau rumah politik umat Islam Indonesia. Dalam dinamikanya, perilaku politik dengan menggunakan simbol dan pelabelan dakwah ternyata juga dilakukan oleh partai-partai bergenealogi nasionalis, seperti Partai Demokrasi Indonesia - Perjuangan, Partai Golongan Karya, dan Partai Demokrat melalui organisasi sayap keagamaan Islam. Salah satu kasus teraktual yang dapat kita jadikan rujukan adalah pemilihan gubernur DKI Jakarta. Fenomena tersebut adalah bukti otentik bahwa terjadi negosiasi antara dakwah dan politik praktis. Untuk memperdalam fenomena tersebut, penelitian ini menggunakan jenis kualitatif, pendekatan deskriptif, dan metode analis data interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agendaagenda dakwah yang diselenggarakan lebih cenderung dilakukan secara insidental menyesuaikan dengan konstelasi politik yang mereka hadapi dan hanya dioptimalkan menjelang saat-saat penting dalam kalender politik seperti pemilu kepala daerah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa orientasi dari sayap keagamaan Islam partai politik bergenealogi nasionalis lebih pada dakwah politik dibandingkan dengan politik dakwah, sehingga dalam negosisasi dakwah dan politik praktis maka aspek politik lebih diuntungkan dibandingkan dengan aspek dakwah.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Dakwah, Politik, Sayap Keagamaan, Partai Nasionalis
Subjects: Politik Islam
Divisions: Artikel (Terbitan Luar UIN)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 06 Feb 2018 16:07
Last Modified: 06 Feb 2018 16:07
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/29303

Actions (login required)

View Item View Item