INTERVENSI SAUDI DAN IRAN DALAM KONFLIK SURIAH TAHUN 2011-2016

Mustahyun, S.Hum, NIM. 15.200.100.37 (2017) INTERVENSI SAUDI DAN IRAN DALAM KONFLIK SURIAH TAHUN 2011-2016. Masters thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (INTERVENSI SAUDI DAN IRAN DALAM KONFLIK SURIAH TAHUN 2011-2016)
1520010037_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (INTERVENSI SAUDI DAN IRAN DALAM KONFLIK SURIAH TAHUN 2011-2016)
1520010037_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (5MB)

Abstract

Intervensi Saudi dan Iran dalam Arab Spring Suriah memberi dampak atas keberlangsungan konflik Suriah. Saudi dan Iran menjadikan Suriah sebagai arena Proxy War. Saudi mendukung Oposisi dalam bentuk finansial, alat perang, mobilisasi politik di Liga Arab dalam membangun kekuatan regional negara-negara teluk untuk menjatuhkan rezim Bashar al-Assad. Sedangkan Iran totalitas mendukung Bashar al- Assad dengan bantuan finansial, pasukan militer dan alat perang. Kehadiran kedua kubu ini, menegaskan bahwa Suriah sebagai wilayah yang sangat penting dan strategis. Saudi dan Oposisi anti-Rezim Bashar mempunya misi yang sama untuk menjatuhkan Bashar al-Assad. Rakyat Suriah mayoritas Sunni dipimpin oleh Bashar al-Assad dari kalangan Syiah-Alawit. Saudi mendapat kesulitan bekerjasama dengan Suriah selama Bashar al-Assad memimpin Suriah. Jika Bashar al-Assad berhasil diganti maka Saudi menjadikan Suriah sebagai akses perdangan minyak ke Eropa dan mampu memangkas biaya operasional melalui pipa minyak. Keinginan Saudi terhalagi akibat kokonya Bashar al-Assad. Ia mampu bertahan disebabkan Iran mendukung dengan totalitas. Iran memiliki kesamaan Bashar al-Assad dari akar ideologi Syiah. Meskipun Iran menganut Syiah Itsna Asyari, berbeda Bashar al-Assad Syiah-Alawit namun keduanya hanya melihat persamaan dari akar Syiah. Iran membutuhkan Suriah sebagai akses perdangan Minyak dan Gas melewati laut Mediterania menuju Eropa, Asia dan Afrika. Iran mendapat keuntungan perdagangan melalui wilayah Suriah melalui pipanisasi Migas. Intervensi Saudi dan Iran dikarenakan Kepentingan Nasional, antara lain Kepentingan Pertahanan-Keamanan (Defence interests), Kepentingan Ekonomi (Economic interests), Kepentingan Tata Internasional (World order interests) dan Kepentingan Ideologi (Ideological interests). Konflik antara Saudi dan Iran di Suriah terkait perbedaan kepentingan (perceived divergence of interest). Penelitian ini menggunakan teori Konflik dan Kepentingan Nasional. Peneliti menggunakan kajian pustaka sebagai metode penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, Saudi dan Iran mempunyai kesamaan pola dalam memberi bantuan terhadap Oposisi ataupun Bashar al-Assad di Suriah. Saudi menilai intervensi Iran di Suriah memberi dampak Pertahanan- Keamanan akibat bangkitnya kelompok radikal Syiah di Saudi maupun di negaranegara kawasan Timur Tengah lainnya. Sedangkan Iran menilai Saudi aktor penghalang dalam mempertahankan kerjasama Ekonomi-Politik dengan pemerintah Suriah. Kepentingan Ideologi bagi Saudi dan Iran merupakan hal utama. Iran mempertahankan Bashar al-Assad sebagai Presiden dari kalangan Alawit yang berafiliasi Syiah. Selama Bashar al-Assad sebagai Presiden maka kepentingan Ekonomi, Pertahanan-Keamanan, Tata Internasional Iran akan tercapai. Sedangkan Saudi membantu Oposisi yang mayoritas penduduknya adalah Sunni. Saudi menginginkan Bashar al-Assad untuk turun dari kursi Presiden agar peluang Kepentingan Nasionalnya bisa tercapai. Kemenangan Bashar al-Assad atas Oposisi menjadi kekalahan Saudi dari Iran. Begitu juga kekalahan Bashar al-Assad atas Oposisi menjadi kekalahan Iran dari Saudi. Akibatnya konflik kepentingan Saudi dan Iran terus berjalan dengan menghabiskan anggaran negara dan mengorbankan pasukan militer, demi mencapai Kepentingan Nasioanal (National Interest). Kata kunci : Konflik Suriah, Saudi, Iran, Kepentingan Nasional.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Dr. H. Ibnu Burdah, M.A
Uncontrolled Keywords: Konflik Suriah, Saudi, Iran, Kepentingan Nasional
Subjects: Konflik
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Interdiscilinary Islamic Studies
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 15 Feb 2018 03:11
Last Modified: 15 Feb 2018 03:11
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/29367

Actions (login required)

View Item View Item