KESEJAHTERAAN SOSIAL PERSPEKTIF GEPENG: RESPON GEPENG TERHADAP PROGRAM REHABILITASI PADA PERDA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NO. 1 TAHUN 2014

Nur Muhamad Fauzan Isfadilahsar S.H.I, NIM. 1520010087 (2017) KESEJAHTERAAN SOSIAL PERSPEKTIF GEPENG: RESPON GEPENG TERHADAP PROGRAM REHABILITASI PADA PERDA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NO. 1 TAHUN 2014. Masters thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (KESEJAHTERAAN SOSIAL PERSPEKTIF GEPENG: RESPON GEPENG TERHADAP PROGRAM REHABILITASI PADA PERDA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NO. 1 TAHUN 2014)
1520010087_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (KESEJAHTERAAN SOSIAL PERSPEKTIF GEPENG: RESPON GEPENG TERHADAP PROGRAM REHABILITASI PADA PERDA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NO. 1 TAHUN 2014)
1520010087_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (5MB)

Abstract

Kesejahteraan Sosial Perspektif Gepeng: Studi Respon Gepeng Terhadap Perda Daerah Istimewa Yogyakarta No. 1 Tahun 2014. Penelitian ini dilatar belakangi kondisi yang belum ideal, dimana meskipun di Daerah Istimewa Yogyakarta telah ada Perda Daerah Istimewa Yogyakarta No. 1 Tahun 2014 untuk menyelesaikan persoalan gepeng, namun nyatanya jumlah gepeng di Daerah Istimewa Yogyakarta masih cukup banyak. Gepeng setelah keluar dari proses rehabilitasi masih banyak yang kembali menjadi pengemis. Jika hal itu terjadi, maka mereka akan ditangkap kembali oleh satpol PP. Hal inilah yang menjadi menarik bagi peneliti ini untuk mengkaji lebih dalam mengenai kesejahteraan sosial perspektif gepeng. Penelitian ini membahas tentang bagaimana respon gepeng terhadap perda Daerah Istimewa Yogyakarta No. 1 Tahun 2014 dan bagaimana penanganan yang ideal menurut gepeng?. Untuk menjawab pertanyaan di atas peneliti berjenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek adalah sembilan gelandangan dan pengemis di Rehabilitasi Sosial Bina Karya dan Laras ditambah satu pendamping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gepeng tidak menolak adanya perda Daerah Istimewa Yogyakarta No. 1 Tahun 2014 karena perda tersebut bertujuan baik, namun demikian dalam pelaksanaan penanganan pada saat direhabilitasi mereka menginginkan adanya tempat untuk gepeng menyalurkan keahlian mereka agar setelah keluar dari tempat rehabilitasi mereka dapat menjalani kehidupan seperti mayarakat lainnya belum di atur di perda. Kata Kunci: Respon, Gepeng, Kebjakan, Perda D.I. Yogyakarta No. 1 Tahun 2014

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Dr. Pajar Hatma Indra Jaya S. Sos., M. Si
Uncontrolled Keywords: Respon, Gepeng, Kebjakan, Perda D.I. Yogyakarta No. 1 Tahun 2014
Subjects: Kesejahteraan Sosial
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Interdiscilinary Islamic Studies
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 15 Feb 2018 03:11
Last Modified: 15 Feb 2018 03:11
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/29369

Actions (login required)

View Item View Item