ETHNIC-BASED RELIGIOSITY : Multi-Faceted Islam in Miami, USA, in the age of War on Terrorism

AHMAD MUTTAQIN, (2008) ETHNIC-BASED RELIGIOSITY : Multi-Faceted Islam in Miami, USA, in the age of War on Terrorism. /Jurnal/Al-Jamiah/Al-Jamiah Volume 44, Number 2, 2006/1427/.

[img]
Preview
Text
02. Ahmad Muttaqin - ETHNIC-BASED RELIGIOSITY;Multi-faceted Islam in Miami, usa, in the age of War on terrorism.pdf

Download (5MB) | Preview
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

Minoritas Muslim seringkali menunjukkan perilaku yang ambigu, Satu sisi mereka mendambakan pengakuan dan perlakuan yang tidak diskriminatif dari kalangan mayoritas non-Muslim, namun disisi lain ada keengganan untuk berbaur dangan kelompok mayoritas. Tulisan ini menguraikan dua tipe minoritas Muslim di Miawi, Florida, Amerika Serikat, Muslim imigran dan Muslim kelahiran Amerika, serta menjelaskan berbagai faktor keengganan mereka dalam berbaur dengan mayoritas no Muslim. Di antara faktor keengganan tersebut adalah kesulitan mereka mencari rujukan ajaran Islam yang melegitimitasi etika proaktif minoritas terhadap mayoritas, segmentasi etnis, kebangsaan dan faham keagamaan minoritas Muslim, serta beban psikis mereka yang belum sepenuhnya menjadi warga negara Amerika Serikat. Dibandingkan kaum Muslim imigran yang sebagian besar berasal dari Timur Tengah dan Pakistan, kaum Muslim keturunan Afrika yang lahir di Amerika cenderung lebih terbuka dan aktif berbaur dengan kelompok mayoritas non-Muslim. Sikap ini ternyata bekorelasi positif dengan perlakuan yang mereka peroleh pasca tragedi 9/11/2001. Kelompok pertama merasa selalu menjadi target operasi anti teror pemerintah Amerika, sedangkan kelompok kedua justru menekankan bahwa mereka adalah korban dari teroris tersebut.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Muslim Minority, Immigrant Muslim, American-Born Muslim
Subjects: Al Jamiah Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 04 Apr 2013 08:45
Last Modified: 04 Apr 2013 08:46
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/295

Actions (login required)

View Item View Item