KAJIAN PEREMPUAN DALAM PERNIKAHAN PADA NOVEL SI PARASIT LAJANG DAN PENGAKUAN EKS PARASIT LAJANG (TINJAUAN ATAS TEORI “WOMAN STANDPOINT”)

NURAISYAH ISTIQOMAH, NIM. 13720055 (2017) KAJIAN PEREMPUAN DALAM PERNIKAHAN PADA NOVEL SI PARASIT LAJANG DAN PENGAKUAN EKS PARASIT LAJANG (TINJAUAN ATAS TEORI “WOMAN STANDPOINT”). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (KAJIAN PEREMPUAN DALAM PERNIKAHAN PADA NOVEL SI PARASIT LAJANG DAN PENGAKUAN EKS PARASIT LAJANG (TINJAUAN ATAS TEORI “WOMAN STANDPOINT”))
13720055_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf

Download (5MB) | Preview
[img] Text (KAJIAN PEREMPUAN DALAM PERNIKAHAN PADA NOVEL SI PARASIT LAJANG DAN PENGAKUAN EKS PARASIT LAJANG (TINJAUAN ATAS TEORI “WOMAN STANDPOINT”))
13720055_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (4MB)

Abstract

Isu mengnai perempuan adalah isu yang sampai saat ini tetap hangat diperbincangakan. Beberapa sastrawan bahkan mengangkat tema-tema perempuan dalam karyanya, sebagai media untuk menyampaikan kegelisahan mereka akan perempuan di tengah masyarakat. Ayu Utami adalah salah satu sastrawan tersebut yang ikut menyuarakan kondisi, peran, serta fungsi perempuan di tengah masyarakat yang dianggapnya cendrung patriarkal. Melalui dua novelnya Si Parasit Lajang dan Pengakuan Eks Parasit Lajang, Ayu Utami menyampaikan ide pikirannya terkait dengan kondisi perempuan pada zaman itu. Zaman Orde Baru yang terkenal memiliki konsep akan perempuan sendiri, yaitu konsep ibuisme Melalui pendekatan woman standpoint pemikiran Ayu Utami diteliti, khususnya dalam kaitannya dengan pernikahan. Tujuannya adalah untuk mengetahui pemikiran Ayu Utami terkait pernikahan dalam dua novelnya, yaitu Si Parasit Lajang, dan Pengakuan Eks Parasit Lajang, untuk kemudian dianalisis dengan pendekatan woman standpoint tersebut. metode penelitian yang digunakan adalah anaslisi isi, di mana peneliti menganalisis isi teks yang menjadi rujukan utama, untuk kemudian dinarasikan kembali sesuai bingkai teori yang digunakan. Adapun hasil yang diperoleh dari analisis pemikiran tersebut, bahwa perempuan mengalami penindasan secara alami terjadi begitu saja, melainkan penindasan terjadi adalah sebab budaya patriarki dan kapitalisme, dan pernikahan adalah sumber dari langgengnya sifat yang dianggap alamiah tersebut. Penindasan tersebut apabila diklasifikasikan secara sederhana mencakup penindasan yang mengarah pada fisik, yaitu kekerasan seksual maupun kekerasan fisik pada umumnya. Selanjutnya adalah penindasan akan pengetahuan yang sifatnya moriil, di mana pada akhirnya perempuan asing dengan pengetahuan akan jiwa serta raganya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs Musa, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Perempuan, Pernikahan, Woman Standpoint, Penindasan
Subjects: Sosiologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Sosiologi (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum [IT Staff] ---- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 20 Mar 2018 03:42
Last Modified: 20 Mar 2018 03:42
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/29667

Actions (login required)

View Item View Item