PRAKTIK ASURANSI USAHATANI PADI PADA PT ASURANSI JASA INDONESIA DALAM PERSPEKTIF MASLAHAH (STUDI PADA PETANI PADI DI KECAMATAN GALUR KABUPATEN KULON PROGO)

ENDANG DARU WATI, NIM. 13380001 (2017) PRAKTIK ASURANSI USAHATANI PADI PADA PT ASURANSI JASA INDONESIA DALAM PERSPEKTIF MASLAHAH (STUDI PADA PETANI PADI DI KECAMATAN GALUR KABUPATEN KULON PROGO). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PRAKTIK ASURANSI USAHATANI PADI PADA PT ASURANSI JASA INDONESIA DALAM PERSPEKTIF MASLAHAH (STUDI PADA PETANI PADI DI KECAMATAN GALUR KABUPATEN KULON PROGO))
13380001_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf

Download (6MB) | Preview
[img] Text (PRAKTIK ASURANSI USAHATANI PADI PADA PT ASURANSI JASA INDONESIA DALAM PERSPEKTIF MASLAHAH (STUDI PADA PETANI PADI DI KECAMATAN GALUR KABUPATEN KULON PROGO))
13380001_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (2MB)

Abstract

Asuransi pertanian meliputi asuransi tanaman dan asuransi ternak. Pada penelitian ini fokus pada asuransi tanaman yaitu padi. Asuransi UsahaTani Padi atau biasa di singkat AUTP merupakan perjanjian antara petani dan pihak perusahaan asuransi untuk mengikatkan diri dalam pertanggungan risiko usahatani padi. Adapun syarat untuk menjadi peserta AUTP yakni membayar premi sebesar Rp 180.000 per hektar dengan rincian Rp 144.000 subsidi pemerintah dan Rp 36.000 dari petani. Nilai pertanggungan yang diberikan sebesar Rp 6.000.000,- per hektar dan klaim dapat diajukan apabila tanaman padi terkena kerusakan akibat banjir, kekeringan dan serangan Organisme Pengganggu Tanaman dengan syarat luas lahan yang mengalami kerusakan mencapai lebih dari 75% dan atau luas kerusakan tersebut mencapai lebih dari 75% pada setiap petak alami. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan alasan rendahnya tingkat keikutsertaan petani dalam pelaksanaan asuransi usahatani padi di Kecamatan Galur kemudian ditinjau berdasarkan sudut pandang maslahah. Pada pelaksanaan asuransi usahatani padi di Kecamatan Galur, masyarakat merasa masih sulit dalam pengajuan klaimnya. Mengingat, kerusakan lahan di daerah Galur menurut Badan Peanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2016 menunjukkan bahwa tidak terdapat bencana yang mengakibatkan kerugian. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dan bersifat deskriptif analisis menggunakan maslahah. Selanjutnya dianalisis menggunakan pendekatan normatif sosiologis. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara, serta ditambah dokumen pendukung yang berhubungan dengan penelitian ini. Kesimpulan penelitian ini adalah rendahnya keikutsertaan petani di Kecamatan Galur dikarenakan kurangnya kesadaran dan pemahaman petani untuk mengikuti asuransi, serta masyarakat merasa tidak terbantu dan tidak diuntungkan dengan program tersebut. Jika dilihat dari pandangan maslahah belum sesuai dengan maslahah ‘ammah (kepentingan umum) dari segi zatnya yang berpedoman pada lima tujuan syara’, yakni melindungi harta (hifz al-mal). Selain itu, ketentuan intensitas kerusakan luas lahan lebih dari 75% belum maslahah atau manfaat apabila diterapkan di Kecamatan Galur. Program Asuransi UsahaTani Padi dengan ketentuan tersebut sebaiknya difokuskan pada lahan pertanian yang tinggi terjadi risiko.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. KHOLID ZULFA, M.Si
Uncontrolled Keywords: Usaha Tani Padi, Asuransi Pertanian, Maslahah.
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Miftahul Ulum, S.Kom ------- youtube : ulum virgo -------- Facebook : digilibuin
Date Deposited: 04 Apr 2018 01:46
Last Modified: 04 Apr 2018 01:46
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/29747

Actions (login required)

View Item View Item