MANAJEMEN RELAWAN DAN PENDANAAN OLEH PAGUYUBAN PENGAJAR PINGGIR SUNGAI (P3S) DALAM MENJALANKAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS PENDIDIKAN ANAK DI KAMPUNG BLUNYAH GEDE

Gilang Kartika, NIM 13250028 (2018) MANAJEMEN RELAWAN DAN PENDANAAN OLEH PAGUYUBAN PENGAJAR PINGGIR SUNGAI (P3S) DALAM MENJALANKAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS PENDIDIKAN ANAK DI KAMPUNG BLUNYAH GEDE. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (MANAJEMEN RELAWAN DAN PENDANAAN OLEH PAGUYUBAN PENGAJAR PINGGIR SUNGAI (P3S) DALAM MENJALANKAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS PENDIDIKAN ANAK DI KAMPUNG BLUNYAH GEDE)
13250028_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (9MB) | Preview
[img] Text (MANAJEMEN RELAWAN DAN PENDANAAN OLEH PAGUYUBAN PENGAJAR PINGGIR SUNGAI (P3S) DALAM MENJALANKAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS PENDIDIKAN ANAK DI KAMPUNG BLUNYAH GEDE)
13250028_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (9MB)

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui model manajemen relawan dan pendanaan, serta untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Paguyuban Pengajar Pinggir Sungai (P3S) di Kampung Blunyah Gede, Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, metode yang digunakan dalam memilih informan adalah purposive dan snowball sampling, teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Validitas data akan dilihat dengan menggunakan teknik triangulasi data, sedangkan analisis data melalui tiga proses yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan, penyelenggaraan pemberdayaan P3S menggunakan manajemen sumber daya relawan dan manajemen pendanaan yang bersifat pragmatis. Hal tersebut nampak dari beberapa metode dan strategi yang digunakan oleh P3S dalam usahanya memenuhi kebutuhan pendanaan serta kebutuhan sumber daya relawan. Selanjutnya, proses pemberdayaan yang dilakukan oleh P3S sesuai dengan pemikiran Edi Suharto, dimana dalam proses pemberdayaan terbagi menjadi tiga matra, pertama, dalam level mikro P3S memberkan intervensi berupa konseling anak. Kedua, pada level mezzo intervensi yang diberikan berupa pendidikan non formal yang secara khusus menempatkan anak-anak sebagai kelompok sasarannya. Adapun kegiatan pendidikan non formal tersebut berupa kegiatan bimbingan belajar, kemudian sebagai penunjang P3S mendirikan Rumah Baca. Ketiga, dalam level makro P3S lebih menargetkan sasaran intervensinya pada sistem sosial yang lebih luas. Kegiatannya mereka wujudkan dengan sebuah program pengorganisasian masyarakat. Komite orang tua dibentuk sebagai support system dalam usaha penyelenggaraan pendidikan non formal lewat aktifitas belajar bersama. Kata kunci: Manajemen Relawan, Pendanaan, Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan Non Formal, dan Paguyuban Pengajar Pinggir Sungai.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Bapak Aryan Torrido, SE, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Manajemen Relawan, Pendanaan, Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan Non Formal, dan Paguyuban Pengajar Pinggir Sungai.
Subjects: Pemberdayaan Masyarakat
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Kesejahteraan Sosial (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 06 Sep 2018 08:45
Last Modified: 06 Sep 2018 08:46
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/29915

Actions (login required)

View Item View Item