PEMIKIRAN ANAND KRISHNA TENTANG PERTEMUAN AGAMA-AGAMA

Subairi NIM: 03521427, (2009) PEMIKIRAN ANAND KRISHNA TENTANG PERTEMUAN AGAMA-AGAMA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PEMIKIRAN ANAND KRISHNA TENTANG PERTEMUAN AGAMA-AGAMA)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (939kB) | Preview
[img] Text (PEMIKIRAN ANAND KRISHNA TENTANG PERTEMUAN AGAMA-AGAMA)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (403kB)

Abstract

Dengan Kehadirannya Agama-agama besar seperti Islam, Katolik, Kristen (Protestan) Buddha, Hindu dan Kong Hu Cu, semua itu melengkapi unsur kemajemukan masyarakat Indonesia yang didasarkan pada pluralitas suku, adat, budaya, dan bahasa. Kemajemukan masyarakat Indonesia ini merupakan satu kebanggaan karena dapat menjadi faktor integrasi bangsa. Namun di sisi lain, kemajemukan dapat pula menjadi faktor terjadinya konflik-konflik sosial. Dalam masyarakat yang majemuk, maka agama sebagai sistem acuan nilai bagi sikap dan tindakan yang dapat mengarah kepada suasana masyarakat yang rukun dan sekaligus dapat menjadi sumber konflik. Anand adalah termasuk salah satu tokoh yang mempertemukan agama-agama dengan mengedepankan spritualitas, Anand tidak pernah peduli dari agama apapun? Karena bagi Anand agama hanyalah sebagai jalan untuk mencapai puncak spritualitas yang lebih tinggi. Maka tidak heran bila Anand mengambil metode-metode dari berbagai tradisi agama, ia menyebutnya dengan meditasi (diantaranya adalah: Yoga, Zen, Reiki, Tarian Sufi/Darwis) untuk menjernihkan beberapa macam mind (Copconcious Mind, Subconcious Mind, Superconcious Mind) hingga pada pengalaman No-Mind. Semua itu ia lakukan dalam bingkai kasih untuk mengarah pada kesadaran yang maujud dalam diri manusia. Adapun metode penelitian yang dipakai dalam skripsi ini terdiri dari;(1) Jenis penelitian ini adalah murni penelitian kepustakaan (library research) dengan mengkaji beragam data terkait, baik yang berasal dari sumber data utama (primary sources) maupun sumber data pendukung (secondary sources).(2) Teknik yang di gunakan dalam pengumpulan data adalah dokumentasi, yaitu dengan mengumpulkan data primer (buku yang berbicara langsung tentang masalah yang di kaji) dan juga dari data sekunder (yaitu literatur yang tidak berbicara langsung tentang masalah yang diteliti akan tetapi relevan untuk dijadikan pembanding maupun penjelas).(3) Pengulahan data bersifat deskriptif, yaitu menguraikan dan menjelaskan terhadap masalah yang akan diteliti. Adapun prosesnya adalah melalui penelaahan kepustakaan yang diorganisir dan dikelompokkan secara selektif sesuai kategorisasinya dan berdasarkan contens analysis (analisis isi). Kemudian data tersebut dideskripsikan secara jelas. Dan metode yang dipakai dalam menganalisa data adalah menggunakan analisa data kualitatif, dalam operasionalnya data yang diperoleh digeneralisir, diklasifikasikan kemudian dianalisa dengan menggunakan penalaran deduktif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa, setiap agama walaupun berbeda-beda mempunyai tujuan yang sama, yaitu menuju keabadian dan hidup tenang, damai dan sejahtera. Perbedaan yang ada diantara agama hanyalah perbedaan kulit luarnya saja, namun ia mempunyai tujuan yang sama yaitu menuju Tuhan. Anand sadar akan dirinya bagaikan pohon yang lebat. Siapapun bisa berteduh di bawahnya. Baik itu orang Muslim, Kristen, Hindu dan Budha. Sang pohon tidak membeda-bedakannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pembimbing : Dr. Syafa'atun Almirzanah, Ph.D
Uncontrolled Keywords: Anand Krisna, pertemuan agama-agama
Subjects: Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Perbandingan Agama (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 12 Sep 2012 14:07
Last Modified: 11 Oct 2016 04:26
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/2994

Actions (login required)

View Item View Item