WACANA PEREMPUAN DALAM JARINGAN TERORISME (ANALISIS WACANA KRITIS PEMBERITAAN PELAKU TERORISME PEREMPUAN JARINGAN BAHRUN NAIM OLEH MAJALAH TEMPO EDISI 19-25 DESEMBER 2016)

FULLAH JUMAYNAH, NIM. 12210038 (2017) WACANA PEREMPUAN DALAM JARINGAN TERORISME (ANALISIS WACANA KRITIS PEMBERITAAN PELAKU TERORISME PEREMPUAN JARINGAN BAHRUN NAIM OLEH MAJALAH TEMPO EDISI 19-25 DESEMBER 2016). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (WACANA PEREMPUAN DALAM JARINGAN TERORISME (ANALISIS WACANA KRITIS PEMBERITAAN PELAKU TERORISME PEREMPUAN JARINGAN BAHRUN NAIM OLEH MAJALAH TEMPO EDISI 19-25 DESEMBER 2016))
12210038_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview
[img] Text (WACANA PEREMPUAN DALAM JARINGAN TERORISME (ANALISIS WACANA KRITIS PEMBERITAAN PELAKU TERORISME PEREMPUAN JARINGAN BAHRUN NAIM OLEH MAJALAH TEMPO EDISI 19-25 DESEMBER 2016))
12210038_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

Studi pada wacana perempuan dalam pemberitaan sudah banyak dilakukan khususnya pada pemberitaan kasus kekerasan seksual, namun untuk kasus perempuan dan terorisme masih minim dilakukan. Penelitian ini mengambil sample pemberitaan Dian Yulia Novi calon pelaku bom bunuh diri dalam majalah Tempo edisi jaringan kulak tahu. Dalam penelitian ini, peneliti menunjukan bagaimana media melihat konflik wacana dominan dan terpinggirkan dalam persoalan perempuan yang terlibat dalam jaringan terorisme. Melalui model analisis Sara Mills, peneliti menemukan posisi subjek-objek dan posisi pembaca dalam pemberitaan. Selain itu juga terlihat sejauh mana ideologi yang berkuasa memengaruhi pemberitaan. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil kesimpulan bahwa Tempo masih terbawa pada wacana dominan patriarki yang berkembang dalam kehidupan sosial. Tempo mengangkat pemberitaan perempuan yang hendak menjadi martir bom bunuh diri sebagai jalan untuk mengkritik pemerintah. Namun, pada ahirnya Tempo melakukan blaming victim dan terbawa pada wacana dominan mengenai tabunya perempuan yang terlibat dalam aktivitas politik. Pseudo feminism dalam media Tempo dan juga pada jaringan ISIS menjadi kunci utama dalam hasil penelitian ini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Dr. Hamdan Daulay, M.A., M.Si
Uncontrolled Keywords: Wacana, Perempuan, Terorisme, Dominan
Subjects: Komunikasi Islam
Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi Penyiaran Islam (S1)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 25 Apr 2018 03:12
Last Modified: 25 Apr 2018 03:12
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/29942

Actions (login required)

View Item View Item