ANALISIS PENGARUH VARIABEL RISIKO, EFISIENSI, DAN MODAL TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH PERIODE 2012-2016 DENGAN INFLASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI

ATIKA RACHMAWATI, NIM. 14820067 (2018) ANALISIS PENGARUH VARIABEL RISIKO, EFISIENSI, DAN MODAL TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH PERIODE 2012-2016 DENGAN INFLASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (ANALISIS PENGARUH VARIABEL RISIKO, EFISIENSI, DAN MODAL TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH PERIODE 2012-2016 DENGAN INFLASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI)
14820067_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (ANALISIS PENGARUH VARIABEL RISIKO, EFISIENSI, DAN MODAL TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH PERIODE 2012-2016 DENGAN INFLASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI)
14820067_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

The objective of this research is to analyze the risk profile, efficiency, and capital for the profitability of Islamic Banks in Indonesia by adding moderation variables such as inflation. Risk profile proxied by Non Performing Financing (NPF), efficiency proxied by Biaya Operasioanal Pendapatan Operasional (BOPO), capital proxied by Capital Adequacy Ratio (CAR), and profitability proxied by ROA. Inflation is used as a moderating variable because inflation rates can affect the banking sector. The population of this research are Islamis Banks in Indonesia between the period of 2012 to 2016. The sampling is done by using purposive sampling method witg 8 islamic bank as a sample with 40 analysis unit. The methods of analysis in this research using panel data regression by software Eviews 8. The result of this research show that NPF has no influence to ROA, BOPO has significant negatif relationship to ROA, and CAR has significant positive relationship to ROA. inflation can not moderated the relations between NPF and ROA and the relation between BOPO and ROA, but inflation may weaken the relationship between CAR and ROA.(INDONESIA) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel risiko, efisiensi, dan modal terhadap profitablitas Bank Umum Syariah dengan menambahkan variabel moderasi berupa inflasi. Variabel risiko diukur dengan rasio Non Performing Financing (NPF), efisiensi diukur dengan rasio Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), modal diukur dengan rasio Capital Adequacy Ratio (CAR), dan profitabilitas dihitung dengan rasio Return on Assets (ROA). Inflasi digunakan sebagai variabel moderasi karena tingginya angka inflasi dapat berdampak pada sektor perbankan. Populasi penelitian ini adalah Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2012-2016, pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dengan sampel 8 Bank Umum Syariah dan unit analisis berjumlah 40. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan software Eviews 8. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, BOPO berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA, dan CAR berpengaruh positif signifikan terhadap ROA. Sementara inflasi tidak dapat memoderasi hubungan antara NPF dengan ROA dan hubungan antara BOPO dengan ROA, namun inflasi dapat memperlemah hubungan antara CAR dengan ROA.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Muhammad Ghafur Wibowo, S.E,. M.Sc.
Uncontrolled Keywords: ROA, NPF, BOPO, CAR, Inflation dan Inflasi.
Subjects: Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syari'ah (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 11 Jul 2018 09:14
Last Modified: 11 Jul 2018 09:14
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/30112

Actions (login required)

View Item View Item