ANALISIS KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH SEBELUM DAN SESUDAH SPIN OFF

DEVI PURWANTI, NIM. 14820105 (2018) ANALISIS KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH SEBELUM DAN SESUDAH SPIN OFF. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (ANALISIS KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH SEBELUM DAN SESUDAH SPIN OFF)
14820105_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (ANALISIS KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH SEBELUM DAN SESUDAH SPIN OFF)
14820105_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

The emergence of Law no. 21 of 2008 concerning Sharia Banking obliges every unit of syariah business to conduct spin off if it has fulfilled the criteria and 15 years since the enactment of the law. Spin-off is aimed at ensuring the fulfillment of Sharia principles in the Sharia Business Unit (UUS), which is corporately in entity with Conventional Commercial Bank (BUK), but the spinoff can be utilized by the banking industry in restructuring the company. In general, the purpose of restructuring is to improve and maximize the performance of the company. The purpose of this research is to analyze financial performance before and after spin off by BJB Syariah bank. Analyzer used financial ratios which include ratio of Finance to Deposit Ratio (FDR) and Quick Ratio (QR) representing from liquidity ratio and Return on Assets Ratio (ROA) representing from profitability ratio. The analytical method used is two paired sample test (period before and after spin off) by using Paired Samples T-Test and Two Related Samples-Wilxocon test. From the analysis results obtained that the ratio of FDR, QR, and ROA there are differences in financial performance before and after the spin off.(INDONESIA) Munculnya undang-undang No. 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah mewajiban setiap unit usaha syariah untuk melakukan pemisahan (spin off) apabila telah memenuhi kriteria dan 15 tahun sejak diberlakukannya undangundang tersebut. Spin-off ditujukan untuk menjamin terpenuhinya prinsip-prinsip syariah pada Unit Usaha Syariah (UUS) yang secara korporasi masih berada dalam satu entitas dengan Bank Umum Konvensional (BUK), namum spin-off dapat dimanfaatkan oleh industri perbankan dalam melakukan restrukturisasi perusahaan. Secara umum tujuan restrukturisasi adalah untuk memperbaiki dan memaksimalisasi kinerja perusahaa. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis kinerja keuangan sebelum dan setelah dilakukannya spin off oleh bank BJB Syariah. Alat analisis yang digunakan rasio keuangan yang meliputi rasio Finance to Deposit Ratio (FDR) dan Quick Ratio (QR) yang mewakili dari rasio likuiditas serta Return on Assets Ratio (ROA) yang mewakili dari rasio profitabilitas. Metode analisis yang digunakan adalah uji dua sampel berpasangan (periode sebelum dan sesudah spin off) dengan menggunakan alat uji Paired Samples T-Test dan uji Two Related Samples-Wilxocon. Dari hasil analisis didapatkan bahwa rasio FDR, QR, dan ROA terdapat perbedaan kinerja keuangan sebelum dan sesudah dilakukannya spin off.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Sunarsih, S.E., M.Si.
Uncontrolled Keywords: Keywords: Spin Off, Corporate Performance, Financial Ratios, Kinerja Perusahaan, Rasio Keuangan
Subjects: Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syari'ah (S1)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 11 Jul 2018 15:46
Last Modified: 11 Jul 2018 15:46
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/30127

Actions (login required)

View Item View Item