ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERBANKAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN PROGRAM LAKU PANDAI (LAYANAN KEUANGAN TANPA KANTOR UNTUK KEUANGAN INKLUSIF) (STUDI PADA PT BANK BTPN DAN PT BANK BTPN SYARIAH)

NENY SETIYANINGSIH, NIM. 14820140 (2018) ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERBANKAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN PROGRAM LAKU PANDAI (LAYANAN KEUANGAN TANPA KANTOR UNTUK KEUANGAN INKLUSIF) (STUDI PADA PT BANK BTPN DAN PT BANK BTPN SYARIAH). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERBANKAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN PROGRAM LAKU PANDAI (LAYANAN KEUANGAN TANPA KANTOR UNTUK KEUANGAN INKLUSIF) (STUDI PADA PT BANK BTPN DAN PT BANK BTPN SYARIAH))
14820140_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (7MB) | Preview
[img] Text (ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERBANKAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN PROGRAM LAKU PANDAI (LAYANAN KEUANGAN TANPA KANTOR UNTUK KEUANGAN INKLUSIF) (STUDI PADA PT BANK BTPN DAN PT BANK BTPN SYARIAH))
14820140_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

The objective of this research is to determine the comparation between conventional commercial banks and sharia commercial banks'performance before and after the implementation of Laku Pandai program. This research is about case study in PT Bank BTPN and PT Bank BTPN Syariah. The data is collected from the quarter financial report publication in Otoritas Jasa Keuangan (OJK) from 2014-2017 in the range time around t-4 and t+4 implementation of Laku Pandai program. With purposive sampling technique, the sample used to this researh are one of conventional bank (PT Bank BTPN) and one of sharia bank (PT Bank BTPN Syariah). The financial performance assessment used the soundness level of bank measurement approach, Risk Based Bank Rating (RBBR) according to the Regulation of Bank Indonesia No. 13/PBI/2011 about Banking Soundness Assessment with the scope of measurement including the risk profile, Good Corporate Governance (GCG), earning and Capital.Hypothesis testing by different test with Paired Sample t-test and Wilcoxon Signed Rank Test. The result shows from six ratios in Bank BTPN that are Non Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), BOPO, Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), dan Capital Adequacy Ratio (CAR), four of them have different performance before and after the implementation of Laku Pandai program, with the result BOPO with 0,027 level of significant, Return on Assets (ROA) with 0,01 significant, Return on Equity (ROE) with 0,01 significant and Capital Adequacy Ratio (CAR) with 0,027 significant. The research analyis in Bank BTPN Syariah shows that from six ratios in Bank BTPN that are Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), BOPO, Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), dan Capital Adequacy Ratio (CAR), two of them have different performance before and after the implementation of Laku Pandai program, with the result BOPO with 0,003 level of significant and Return on Assets (ROA) with 0,03 significant. The conclusion of the research is Laku Pandai program can influence the financial banking performance. ( INDONESIA) Penelitian ini bertujuan untuk perbandingan kinerja keuangan Bank Umum Syariah dan Bank Umum Konvensional sebelum dan sesudah penerapan program Laku Pandai studi pada PT Bank BTPN Syariah dan Bank BTPN. Data penelitian diperoleh dari laporan keuangan yang dipublikasikan dari tahun 2014-2017 di Otoritas Jasa Keuangan dengan mengambil rentang periode t-4 dan t+4 triwulan penerapan program Laku Pandai. Dengan teknik purposive sampling, maka diperoleh 2 buah sampel yaitu 1 bank umum konvensional (Bank BTPN) dan 1 bank umum syariah (Bank BTPN Syariah). Penilaian kinerja dalam penelitian ini menggunakan metode penilaian kesehatan bank Risk Based Bank Rating (RBBR) menurut Peraturan Bank Indonesia Nomor 13/PBI/2011 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umumdengan cakupan penilaian meliputi profil resiko (risk profile), Good Corporate Governance (GCG), Rentabilitas (earnings), dan Permodalan (Capital). Pengujian hipotesis menggunakan Uji Beda paired Sample t-testdan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan dari enam rasio yang diteliti pada Bank BTPN, yang terdiri dari rasio Non Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), BOPO, Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), dan Capital Adequacy Ratio (CAR), terdapat 4 rasio yang mengalami perbedaan yaitu rasio BOPO dengan nilai signifikansi0,027, Return on Asset (ROA) dengan signifikansi 0,01,Return on Equity (ROE) dengan signifikansi 0,01, dan Capital Adequacy Ratio (CAR) dengan signifikansi 0,016. Sedangkan pada Bank BTPN Syariah, dari enam rasio yang diteliti terdiri dari rasio Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), BOPO, Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), dan Capital Adequacy Ratio (CAR), terdapat 2 rasio yang mengalami perbedaan yaitu rasio BOPO dengan signifikansi 0,04 dan Return on Asset (ROA) dengan signifikansi 0,03.Kesimpulannya, Penerapan program Laku pandai bisa mempengaruhi kinerja keuangan perbankan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Farid Hidayat S.H., M.S.I
Uncontrolled Keywords: Laku Pandai,Risk Based Bank Rating (RBBR), NPL,NPF, LDR, FDR, BOPO,ROA, ROE, CAR, and Paired sample t-test. Paired sample t-test dan Wilcoxon Signed Rank Test.
Subjects: Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syari'ah (S1)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 16 Jul 2018 03:35
Last Modified: 16 Jul 2018 03:35
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/30136

Actions (login required)

View Item View Item