GAMBARAN SPIRITUAL WELL-BEING PADA JAMAAH MAIYAH

AHMAD AFIF, NIM. 10710043 (2018) GAMBARAN SPIRITUAL WELL-BEING PADA JAMAAH MAIYAH. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (GAMBARAN SPIRITUAL WELL-BEING PADA JAMAAH MAIYAH)
10710043_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (7MB) | Preview
[img] Text (GAMBARAN SPIRITUAL WELL-BEING PADA JAMAAH MAIYAH)
10710043_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (1MB)

Abstract

This study aims to explore the factors, spiritual well-being fulfillment and personal meaning in Jamaah Maiyah Yogyakarta. Informants in this study are three active jamaah maiyah mocopat intercession who is domiciled in Yogyakarta. This research uses qualitative phenomenological research methodology. Excavation of this research data using interview, observation, and documentation. The researcher found that there are two factors that influence the well-being spiritual fulfillment of the informant, the internal factors are relationship with God, beliefs and expectations, life experiences, crises and change, and the achievement for something. External factors found include culture, exemplary, present intensity, sense of maiyah and personification. Also found the aspects of the spiritual wellbeing of Jamaah Maiyah consisting of personal, communal, environmental and transcendental. The personal meaning of Maiyah Yogyakarta Intercession in each Jamaah have similarity and discrepancy. KS and HI are equally analogizing the study of Maiyah as an oasis in the desert of arid lifes desert. AA analogize Maiyah Intercession as a very large container to be able to accommodate anything. There is energy in the study of Maiyah Yogyakarta which is automatically transferred to the Jamaah. This energy affects the Jamaah so that it feels like reborn and ready to face their respective lives. ( INDONESIA ) Penelitian ini bertujuan untuk menggali faktor, pemenuhan spiritual well-being dan pemaknaan personal pada Jamaah Maiyah Yogyakarta. Informan dalam penelitian ini adalah tiga orang jamaah aktif maiyah mocopat syafaat yang berdomisili di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif fenomenologis. Penggalian data penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti ini menemukan bahwa ada dua faktor yang mempengaruhi pemenuhan spiritual well-being pada informan, yaitu faktor internal berupa hubungan dengan Tuhan, keyakinan dan harapan, pengalaman hidup, krisis dan perubahan, serta keberhasilan mencapai sesuatu. Faktor eksternal yang ditemukan meliputi budaya, keteladanan, intensitas hadir, rasa maiyah dan personifikasi. Ditemukan pula aspek-aspek spiritual well-being Jamaah Maiyah yang terdiri dari personal, communal, environmental dan transcendental. Pemaknaan secara personal terhadap Pengajian Maiyah Yogyakarta pada masingmasing Jamaah terdapat kesamaan dan perbendaan. KS dan HI sama-sama menganalogikan pengajian Maiyah sebagai oase di hamparan padang pasir gersang kehidupan. AA menganalogikan pengajian Maiyah sebagi wadah yang sangat besar hingga mampu untuk menampung apapun. Ada energi di dalam pengajian Maiyah Yogyakarta yang secara otomatis tertransfer kepada Jamaah. Energi ini berdampak terhadap Jamaah sehingga merasa seakan terlahir kembali dan siap untuk menghadapi kehidupan masing-masing.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Pihasniwati, S.Psi., M.A., Psi.
Uncontrolled Keywords: spiritual, well-being, maiyah, mocopat syafaat.
Subjects: Psikologi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora > Psikologi (S1)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 17 Jul 2018 02:16
Last Modified: 17 Jul 2018 02:16
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/30148

Actions (login required)

View Item View Item