PERBAIKAN DAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUK BUSANA MUSLIM MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA (STUDI KASUS PADA MK SEKAR)

TIYANA HUSNA AFIFAH, NIM. 13660005 (2018) PERBAIKAN DAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUK BUSANA MUSLIM MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA (STUDI KASUS PADA MK SEKAR). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (PERBAIKAN DAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUK BUSANA MUSLIM MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA (STUDI KASUS PADA MK SEKAR))
13660005_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (PERBAIKAN DAN PENINGKATAN KUALITAS PRODUK BUSANA MUSLIM MENGGUNAKAN METODE LEAN SIX SIGMA (STUDI KASUS PADA MK SEKAR))
13660005_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (4MB)

Abstract

Pada saat ini pakaian tidak hanya sebatas kebutuhan untuk menutup aurat saja, namun pakaian merupakan kebutuhan untuk berpenampilan. Mengenakan busana muslim menjadi fenomena yang sangat luar biasa, didukung dengan adanya trend busana muslim yang berubah-ubah, semakin inovatif dan bervariasi.Modiste dan Konveksi (MK) Sekar adalah unit usaha produksi dibidang konveksi yang berada dalam lingkup Margaria grup.Pada produksi busana muslim di MK Sekar masih terdapat beberapa jenis cacat produk yang sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara yang dapat dilakukan untuk meminimalkan presentase cacat dan mengurangi non value added activity pada proses produksi busana muslim.Oleh karena itu, peneliti akan menerapkan metode lean six sigma sebagai pendekatan dalam proses analisa penyebab masalah serta pemecahannya. Dari hasil analisis diperoleh nilai process cycle efficiency sebesar 98,229% dan tergolong lean. Jenisjenis cacat yang paling berpengaruh dari hail analisis diagram pareto adalah tindasan jahit (42,95%) dan jahitan mengkerut (75,40%). Dari hasil perhitungan DPMO diperoleh 56305 produk dan berada pada tingkat 3,1 sigma. Selanjutnya dengan diagram fishbone diperoleh faktor-faktor potensial yang menyebabkan terjadinya waste defect yaitu faktor material, mesin, metode, manusia. Usulan rencana perbaikan kualitas yaitu Membuat jadwal untuk perawatan mesin, melakukan pengamatan, pengawasan kepada operator dan melakukan penambahan operator.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Siti Husna Ainu Syukri, M.T
Uncontrolled Keywords: Lean Six Sigma, DMAI, Defect, Sigma Level
Subjects: Tehnik Industri
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Industri (S1)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 18 Jul 2018 02:47
Last Modified: 18 Jul 2018 02:47
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/30157

Actions (login required)

View Item View Item