KONVERSASI AL-QUR’AN DAN BIBEL (Analisis Falsifiabilitas Pemikiran Al-Qur’an Gabriel Said Reynolds)

ZULHAMDANI, 1520511018 (2018) KONVERSASI AL-QUR’AN DAN BIBEL (Analisis Falsifiabilitas Pemikiran Al-Qur’an Gabriel Said Reynolds). Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img] Text (KONVERSASI AL-QUR’AN DAN BIBEL (Analisis Falsifiabilitas Pemikiran Al-Qur’an Gabriel Said Reynolds))
1520511018_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (8MB)
[img]
Preview
Text (KONVERSASI AL-QUR’AN DAN BIBEL (Analisis Falsifiabilitas Pemikiran Al-Qur’an Gabriel Said Reynolds))
1520511018_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (8MB) | Preview

Abstract

Studi al-Qur’an dan Bibel dalam kesarjanaan Muslim dan Barat pada umumnya tidak lepas dari tensi polemik dan apologetik. Teologi skriptural Muslim menilai telah terjadi pengubahan (taḥrīf) yang dilakukan oleh orang Yahudi dan Kristen terhadap kitab suci mereka. Sedangkan, studi al-Qur’an kesarjanaan Barat pun tidak lepas dari pembuktian bahwa al-Qur’an tidak lebih dari gema agama Yahudi dan Kristen, sehingga orang-orang Yahudi dan Kristen di sekitar Nabi Muhammad diklaim sebagai referensi di balik terbentuknya al-Qur’an. Berlawanan dengan arus mainstream tersebut, Gabriel Said Reynolds melakukan sebuah ikonoklastik (gebrakan perlawanan) dalam studi al- Qur’an yang menentang dan memfalsifikasi generasi sarjana al-Qur’an sebelumnya yang terjebak dalam penggunaan tradisi tafsir dan sīrah Nabi Muhammad. Kemudian, ia menunjukkan persinggungan yang dinamis antara al-Qur’an dengan literatur Biblikal. Peneliti menganalisis pemikiran Reynolds untuk melihat bentuk-bentuk falsifikasinya terhadap studi kesarjanaan al-Qur’an dan melacak falsifiabilitas dalam pemikiran Reynolds kembali untuk kemajuan studi al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan sumber primer berupa buku dengan judul The Qur’an and Its Biblical Subtext. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan yaitu dengan menganalisis secara langsung referensi yang menjadi sumber primer melalui penerapan metode deskriptifinterpretatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan filosofis yang secara spesifik menerapkan teori epistemologi. Penelitian ini menghasilkan beberapa bentuk falsifiabilitas (kelemahan atau kesalahan) terhadap pemikiran al-Qur’an Reynolds yang dibagi menjadi tiga poin. Pertama, metode homiletika al-Qur’an yang ditawarkan Reynolds hanyalah subgeneralisasi terhadap kompleksitas keseluruhan ayat al-Qur’an, sehingga penerapannya terbatas pada konten kisah-kisah al-Qur’an. Kedua, penolakan Reynolds dalam penggunaan sirah Nabi Muhammad hanya mengantarkan dia pada penggunaan literatur Biblikal yang spekulatif, sehingga literatur Biblikal yang digunakan belum terbukti mewakili sosio-kultural Arab dan pengetahuan audien al-Qur’an awal. Ketiga, teori persinggungan (alluding) justru terjebak pada dependensi al-Qur’an terhadap literatur sebelumnya, sehingga literatur yang spekulatif tersebut hanya akan mengarah pada superioritas teks-teks terdahulu untuk mengendalikan independensi al-Qur’an untuk ditafsirkan. Adapun pada testabilitas terhadap bentuk aplikatif penafsiran Reynolds juga diajukan beberapa catatan kekurangannya setelah dilakukan pengujian pada tiga studi kasus penafsirannya: pertama, pada dasarnya model konversasi al- Qur’an dan Bibel versi Reynolds ingin memberdayakan literatur Biblikal sebagai subteks al-Qur’an dalam penafsiran. Namun, signifikasi literatur Biblikal yang dirujuk belum menyelesaikan problem penafsiran al-Qur’an. Kedua, terdapat indikasi bias teologi yang terjadi dalam penafsiran Reynolds untuk menguatkan doktrin agama yang dianutnya. Ketiga, literatur Biblikal yang dirujuk Reynolds tidak sebatas pada penyelesaian problem penafsiran al-Qur’an. Sebaliknya, ia juga menggunakannya sebagai alat klarifikasi historis yang juga patut diperdebatkan keakuratannya.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, M.A
Uncontrolled Keywords: Al-Qur’an, Bibel, Gabriel Said Reynolds.
Subjects: Aqidah Filsafat
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta > Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Aqidah dan Filsafat Islam (S2)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 21 Sep 2018 02:07
Last Modified: 21 Sep 2018 02:07
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/30233

Actions (login required)

View Item View Item