GAYA HIDUP GEMERLAP MAHASISWA DI KOTA YOGYAKARTA

NOFAL LIATA - NIM: 04541677, (2009) GAYA HIDUP GEMERLAP MAHASISWA DI KOTA YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (GAYA HIDUP GEMERLAP MAHASISWA DI KOTA YOGYAKARTA)
BAB I, V.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview
[img] Text (GAYA HIDUP GEMERLAP MAHASISWA DI KOTA YOGYAKARTA)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (448kB)

Abstract

ABSTRAK Keberadaan Cafe, Diskotik atau klub malam di kota Yogyakarta kini telah bertebaran di beberapa wilayah sudut kota. Secara histories gejala tentang Gaya hidup metropolis mahasiswa kota Yogyakarta dimulai sejak tahun 1980-an, Sekitar tahun 1982 sebuah pusat hiburan publik (tempat Bilyard dan Diskotek) Crazy Horse adalah salah satunya Diskotek yang terkenal di Yogyakarta pada masa itu dan menjadi simbol dari gaya hidup generasi kaum muda. Dalam tahun 1990-an Cafe-Cafe dan rumah makan menjadi populer sebagai tempat untuk mengisi waktu luang yang menggambarkan gaya dan cara hidup kaum muda Yogyakarta yang modern. Seiring dengan hadirnya berbagai fasilitas modern yang ada tersebut maka berubah pula gaya hidup pelakunya. Citra mahasiswa Kota Yogyakarta yang rata-rata miskin dan berasal dari desa tampaknya sudah tidak berlaku lagi setelah memasuki tahun 2000. Kaum muda mahasiswa kota Yogyakarta akhir-akhir ini sudah terbiasa menjadi mahasiswa metropolis yang akrab dengan Cafe, Diskotek, Klup malam, klup pencinta motor merek B dan mobil tipe A. Sudah menjadi gaya hidup, dan tidak jarang mereka ini para mahasiswa dugemers sering bersentuhan dengan ria berlebihan, hidonis, konsumerisme, konsumtif, sikap permisif, mabukan, prilaku seks bebas, bakan sebagian ada yang berani megunakan narkotika yang merupakan semua ini bertolak belakang dengan karakter Yogyakarta yang asli, yaitu sebuah kota pelajar yang dikenal berbudaya tinggi. Gambaran seperti inilah sekarang yang melanda mahasiswa kota Yogyakarta, yang merupakan sebuah budaya baru yang di kendalikan oleh kapitalis dengan mengusuh style Barat atau Amerika untuk mahasiswa Kota Yogyakarta. Tampa di sadari mahasiswa dan remaja kota Yogyakarta sangat menikmati dan tidak menyadarinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang gaya hidup mahasiswa di dunia gemerlap kota Yogyakarta, dan dengan keseharianya, dan faktor apa saja yang membuat fenomena hiburan dunia gemerlap di terima di kota Yogyakarta khususnya oleh mahasiswa sebagai pencintanya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif dengan mengunakan metode deskriptif. Untuk mermperoleh data yang memadai, penulis mengunakan beberapa metode yang lain yaitu, metode Obervasi lapangan, wawancara (interview), dokumentasi, dan analisis data. Dari hasil penelitian ini, menunjukan bahwa gaya hidup yang sedang menjadi trend di kalangan mahasiswa dugemers khususnya, meraka ini mengunakan kesempatan yang terbuka selama tinggal di kota untuk mengakses hiburan dunia gemerlap quot;. Peluang inilah yang dipakai oleh mahasiswa dugemers semua lapisan secara umum, tampa memperhitungkan sanggup atau tidak untuk mengikuti Life Style yang datang dari Amerika. Dari pengamatan penulis melihat bahwa mahasiwa ini adalah quot;victim student from impact of globalization and capitalism quot;. Selain itu, kesimpulan dari penilitian ini yaitu Berdasarkan dari pemahaman quot;yang serba membolehkan didalam lingkungan Diskotik quot;, (permisif). Mengikuti budaya Amerika atau budaya Pop era modern ini ternyata menjadi kebanggaan tersendiri bagi mahasiswa kota Yogyakarta sekarang ini yang di dukung oleh Media Massa pada era globalisasi. Sehingga pemahaman dan pengamalan Agama cenderung menipis akibat kuatnya lingkungan Cafe atau Diskotik yang menciptakan gaya hidup permisif yang berimbas pada diri mahasiswa dan kehidupan sosialnya. maka dalam pandangan pelaku dugem dapat dikatakan sosok Agama tidak ada, dalam pengertian ketika di tengah-tengah masyarakat di sekitar kost maka Agama mereka berperan, berfungsi dan terlihat yang di lakoni oleh mahasiswa dugmers, namun ketika hendak pergi ketempat dunia gemerlap maka peran Agama pada diri seorang mahasiswa sangat kecil dan tidak berperan sebagai benteng untuk menjaga darinya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Cth. Pembimbing : Moh.Soehadha, S.Sos, M.Hum
Uncontrolled Keywords: gaya hidup, mahasiswa
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Sosiologi Agama (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 08 Aug 2012 14:06
Last Modified: 03 Nov 2016 02:20
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3026

Actions (login required)

View Item View Item