BIMBINGAN MENTAL SPIRITUAL TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU NEGATIF REMAJA (STUDI KASUS PANTI ASUHAN YATIM PUTRA ISLAM YOGYAKARTA

ZUKHRUFATUNNISA’, NIM. 1420011010 (2018) BIMBINGAN MENTAL SPIRITUAL TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU NEGATIF REMAJA (STUDI KASUS PANTI ASUHAN YATIM PUTRA ISLAM YOGYAKARTA. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (BIMBINGAN MENTAL SPIRITUAL TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU NEGATIF REMAJA (STUDI KASUS PANTI ASUHAN YATIM PUTRA ISLAM YOGYAKARTA)
1420011010_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text (BIMBINGAN MENTAL SPIRITUAL TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU NEGATIF REMAJA (STUDI KASUS PANTI ASUHAN YATIM PUTRA ISLAM YOGYAKARTA)
1420011010_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

Zukhrufatunnisa’. Bimbingan Mental Spiritual terhadap Perubahan Perilaku Negatif Remaja (Studi Kasus Panti Asuhan Yatim Putra Islam Yogyakarta): Kosentrasi Pekerjaan Sosial Program Studi Interdiciplinary Islamic Studies Pascarsarjana UIN Sunan Kalijaga,2017. Manusia hidup pasti akan membutuhkan orang lain, karena tidak ada seorang manusia bisa hidup di dunia ini sendiri tanpa bantuan orang lain. Manusia adalah makhluk sosial atau zoon politicon. Karena itulah, manusia akan selalu mengadakan hubungan dengan orang lain. Secara umum, seseorang memiliki teman adalah positif sebab teman itu dapat memperkuat self-esteem dan menolong orang lain dalam mengatasi stress. Tetapi ada juga teman yang bisa memberi efek negatif jika ia antisosial, menarik diri, dan tidak suportif. Sama halnya dengan kehidupan di lingkungan rehabilitasi atau panti asuhan, seorang klien tidak akan hidup sendiri tanpa berinteraksi dengan teman-teman sebayanya. Masalah ini dikatakan menarik karena Panti Asuhan Islam sebagai salah satu lembaga yang mengajarkan ilmu agama baru bagi anak-anak disamping juga menjadi lembaga yang bertanggung jawab untuk menyejahterakan anak dengan kriteria penyandang masalah sosial, seperti anak yatim dan piatu serta anak-anak kurang mampu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena dan mengakatanya sebagai temuan. Adapun strategi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Studi kasus adalah salah satu metode penelitian dalam ilmu sosial yang mana kajian serta pembahasannya diuraikan dan dijelaskan secara lengkap tentang berbagi aspek individu, organisasi, program atau situasi sosial. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data dianalisis melalui reduksi data, klarifikasi, penyajian data.dan penarikan kesimpulan. Untuk pemeriksaan keabsahan data dalam peneltian ini menggunakan teknik triangulasi. Sedangkan subjek penelitian ini adalah anak-anak pantiasuhan dan para pengasuh panti Yogyakarta. Hasil penelitian bahwa (1) bentuk perilaku negatif yang dilakukan klien adalah perilaku negatif anak dengan pengasuh, perilaku negatif anak dengan teman sebaya, perilaku negatif anak dengan masyarakat, kedisplinan dan tanggung jawab anak. (2) Pengaruh bimbingan mental spiritual terhadap perubahan perilaku negatif remaja di Panti Putra Islam dengan melakukan pengamalan ibadah wajib dan pembiasaan ibadah sunnah. (3) Bentuk-bentuk penanganan kenakalan remaja di Panti Asuhan Yatim Putra Islam adalah sebagai berikut: Intervensi sosial dengan adanya upaya-upaya dalam menangani masalah pada klien meliputi upaya preventif dan kuratif

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Zulkipli Lessy, M.Ag., MSW., Ph.D.
Uncontrolled Keywords: Bimbingan Mental-Spiritual, Kenakalan Anak, Panti Asuhan
Subjects: Pekerjaan Sosial
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Interdisciplinary Islamic Studies
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 29 Oct 2018 08:24
Last Modified: 29 Oct 2018 08:24
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/30532

Actions (login required)

View Item View Item