HERMENEUTIKA AL-QURAN EKOFEMINIS Studi Komparatif Pemikiran Soumaya Pernilla Ouis dan Nur Arfiyah Febriani

Shinta Nurani, S.Ud, NIM: 1620010080 (2018) HERMENEUTIKA AL-QURAN EKOFEMINIS Studi Komparatif Pemikiran Soumaya Pernilla Ouis dan Nur Arfiyah Febriani. Masters thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (HERMENEUTIKA AL-QURAN EKOFEMINIS Studi Komparatif Pemikiran Soumaya Pernilla Ouis dan Nur Arfiyah Febriani)
1620010080_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (27MB) | Preview
[img] Text (HERMENEUTIKA AL-QURAN EKOFEMINIS Studi Komparatif Pemikiran Soumaya Pernilla Ouis dan Nur Arfiyah Febriani)
1620010080_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (8MB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Hermeneutika Al-Quran Ekofeminis Studi Komparatif Pemikiran Soumaya Pernilla Ouis dan Nur Arfiyah Febriani”. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan memetakan asumsi dasar, metodologi, interpretasi serta etika ekofeminisme al-Quran menurut cara pandang dan cara kerja penafsiran Soumaya Pernilla Ouis dan Nur Arfiyah Febriani. Tesis ini juga berupaya menganalisa implikasi pandangan keduanya serta faktor-faktor yang mempengaruhi persamaan maupun perbedaan pemikiran ekofeminisme al- Quran Soumaya Pernilla Ouis dan Nur Arfiyah Febriani. Tesis ini merupakan studi kepustakaan (library research) dari berbagai referensi yang relevan dengan pokok bahasan ekofeminisme serta penafsiran Soumaya Pernilla Ouis dan Nur Arfiyah Febriani. Langkah penelitian ini adalah dimulai dengan wawancara dan dokumentasi. Data primer tesis ini yaitu hasil wawancara dan tulisan-tulisan dua tokoh tersebut dalam berbagai bentuk sedangkan data sekunder berupa sumber data penelitian sebelumnya seperti jurnal, buku maupun referensi yang lain. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, asumsi dasar konsep ekofeminis al-Quran Soumaya dan Febriani adalah kesalahpahaman dan kesalahtafsiran manusia dalam memandang alam dan teks keagamaan. Metodologi penafsiran keduanya inkonsisten dan tidak dapat digolongkan dalam klasifikasi aliran hermeneutika. Landasan utama konsep ekofeminis al-Quran adalah interpretasi hermeneutis Febriani terhadap Q.S. Luqman[31]: 20 sedangkan Soumaya menggunakan interpretasi Q.S. Al-Baqarah[2]: 30-34. Kedua, rumusan etika yang diimplementasikan manusia yaitu hubungan harmonis antara habl ma’a Allah, habl ma’a nafsih, habl ma’a al-nas, habl ma’a al-kawn dan habl ma’a almakhluq. Ketiga, dalam pemikiran dan penafsiran Soumaya dan Febriani terdapat persamaan dan perbedaan. Persamaannya adalah keduanya berangkat dari masalah sosial-ekologis, menekankan prinsip tauhid dalam gagasannya, manusia memiliki nafs sehingga dapat melakukan hal-hal positif penyelamatan alam dari kerusakan. Sedangkan perbedaannya meliputi perbedaan lingkungan hidup, Soumaya di Swedia dan Febriani di Indonesia sehingga dasar pemikiran dan etika ekofeminime al-Quran yang dirumuskan berbeda; Soumaya menggunakan ekoteologi Islam dan Febriani ekohumanis teosentris; Implikasi persamaan pandangan keduanya adalah rekontekstualisasi, reaktualisasi, enkulturasi, dan rehumanisasi terhadap ekologi al-Quran. Adapun implikasi perbedaannya ialah penafsiran Soumaya yang out of date dan kehilangan konteks historisitas al-Quran dalam penafsiran Febriani. Keempat, faktor yang mempengaruhi persamaan dan perbedaan pandangan Soumaya dan Febriani adalah tradisi, kultur, pengalaman hidup dan latar belakang pendidikan atau pengetahuan.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information / Pembimbing: Prof. Dr. Muhammad Chirzin, M. Ag
Uncontrolled Keywords: Hermeneutika al-Quran, Ekofeminis, Soumaya Pernilla Ouis, Nur Arfiyah Febriani.
Subjects: al Qur'an
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Interdiscilinary Islamic Studies
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 13 Nov 2018 06:46
Last Modified: 13 Nov 2018 06:46
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/30570

Actions (login required)

View Item View Item