STRATEGI PENGEMBANGAN KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILL) PERSONAL DAN SOSIAL SANTRI DI PONDOK PESANTREN PANGERAN DIPONEGORO SLEMAN YOGYAKARTA

RIYAN, NIM: 14490073 (2018) STRATEGI PENGEMBANGAN KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILL) PERSONAL DAN SOSIAL SANTRI DI PONDOK PESANTREN PANGERAN DIPONEGORO SLEMAN YOGYAKARTA. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (STRATEGI PENGEMBANGAN KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILL) PERSONAL DAN SOSIAL SANTRI DI PONDOK PESANTREN PANGERAN DIPONEGORO SLEMAN YOGYAKARTA)
14490073_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Cover Image

Download (4MB) | Preview
[img] Text (STRATEGI PENGEMBANGAN KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILL) PERSONAL DAN SOSIAL SANTRI DI PONDOK PESANTREN PANGERAN DIPONEGORO SLEMAN YOGYAKARTA)
14490073_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (504kB)

Abstract

Sosial Santri di Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro Sleman Yogyakarta. Skripsi. Yogyakarta. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan 2018. Latar belakang penelitian ini bermula dari adanya perbedaan harapan lembaga pendidikan terhadap lulusannya, yang pada umumnya lembaga pendidikan mengharapkan lulusannya mendapatkan lapangan pekerjaan. Namun berbeda dengan tujuan pendidikan yang ada di Pondok Pesantren yang mengharapkan lulusannya menjadi santri yang baik budi pekertinya, berbakti kepada kedua orang tuanya dan mengabdi kepada bangsa, Negara serta Agama. Oleh karena itu Pesantren memberikan bekal kecakapan hidup (life skill) personal dan sosial. Kecapakan hidup personal yang diajarkan di Pondok Pesantren adalah kemandirian santri dan mengembangkan jiwa sosial, saling tolong menolong dan menumbuhkan jiwa kerjasama sesama santri. Tujuan diberikan bekal kecakapan hidup adalah agar santri setelah lulus dapat mengendalikan diri sendiri dan mencari solusi ketika mendapat permasalahan serta dapat hidup saling berdampingan sesama manusia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan pengumpulan data diantaranya observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian menganalisis dan mengolah data yang telah didapat dilapangan mulai dari transkip sampai dengan interpretasi data. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro Sleman Yogyakarta. Hasil penelitian ini dapat dirangkum pertama, strategi Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro dalam pengembangan kemandirian santri yaitu Kiai dan para pengasuh memberikan nasehat, membiasakan santri dalam melakukan aktivitas sesuai peraturan, keteladanan dari Kiai. Kedua, strategi dalam pengembangan jiwa sosial dengan membiasakan santri peduli, menjaga kebersamaan, berperilaku simpati dan empati. Hal tersebut dapat dilihat dari santri di Pondok yang melakukan aktivitas dan memenuhi kebutuhannya sendiri dengan melakukan kegiatan di Pondok bersama-sama. Ketiga, hasil dari pengembangan kecakapan hidup personal dan sosial santri setelah lulus santri tidak mudah bergantung kepada orang lain dan menjadi sosok yang memiliki jiwa sosial. Kegiatan yang menunjang kemandirian santri yaitu latihan pidato, sedangkan yang menunjang kecakapan sosial adalah pengabdian di masyarakat yang bertempat di masjid, membuka pencucian motor gratis dan pembiasaan santri untuk infaq.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Rinduan Zain, S.Ag, M.A
Uncontrolled Keywords: Pesantren, Kecakapan Hidup (Life Skill), Kemandirian, dan Jiwa Sosial
Subjects: Manajemen
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 09 Oct 2018 08:40
Last Modified: 09 Oct 2018 08:41
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/30623

Actions (login required)

View Item View Item