KUALIFIKASI PRESIDEN RI MENURUT MUHAMMADIYAH PRESPEKTIF SLYASAH

ALLIS SAFITRI, NIM. 01371079 (2005) KUALIFIKASI PRESIDEN RI MENURUT MUHAMMADIYAH PRESPEKTIF SLYASAH. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (KUALIFIKASI PRESIDEN RI MENURUT MUHAMMADIYAH PRESPEKTIF SLYASAH)
01371079 - BAB II, III, IV.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview
[img] Text (KUALIFIKASI PRESIDEN RI MENURUT MUHAMMADIYAH PRESPEKTIF SLYASAH)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (4MB)

Abstract

Indonesia saat ini sedang menghadapi krisis kepemimpinan yang sangat hebat, ini terbukti dengan terpilihnya tiga presiden setelah runtuhnya Suharto, yang sampai saat ini belum dapat menyelesaikan jalannya reformasi. sifat ideal pemimpin belurn dapat dimunculkan, untuk itu perlu adanya suatu usaha untuk mendekati sifat sempurna seperti Rosulullah. Seperti halnya Muhammadiyah, organisasi sosial keagamaan ini telah berperan aktif dalam menentukan kriteria pemimpin nasional. Kriteria tersebut diputuskan untuk barometer bagi rakyat agar tidak salah pilih dalam pemilihan presiden. Dalam memutuskan kriteria presiden versi Muhammadiyah ini tentunya banyak menimbulkan masalah baik dari dalam maupun dari luar organisasi, dikarnakan Muhammadiyah masih ada ikatan moral dengan warga Muhammadiyah yang berpolitik praktis. Namun harus diingat bahwa organisasi ini tetap akan menjadi tempat pertimbangan dalam memutuskan segala sesuatu yang berkaitan dengan persoalan ummat. Salah satunya adalah dengan memutuskan syarat presiden nasional. Diputuskannya kriteria presiden tersebut, dapat diambil beberapa hal yang menarik untuk dikaji lebih lanjut mengenai delapan syarat menjadi presiden. Pertama, konsep kepemimpinan yang bagaimana menurut Muhammadiyah? Kedua, kriteria seperti apa yang diinginkan oleh Muhammadiyah, pada hal telah ada syarat-syarat presiden dari Komite Pemilihan Umurn, Jika melihat upaya dalam memutuskan kriteria presiden maka dapat dilihat Muhammadiyah telah menunjukan peranan yang sangat nyata bagi bangsa mt, walaupun Muhammadiyah tidak terlibat dalam politik praktis. Ketiga, kedelapan kriteria versi Muhammadiyah ini jika dianalisa dari fikih siyasah, apakah bertentangan atau tidak?. Dari beberapa pokok masalah tersebut memungkinkan untuk diteliti lebihjauh. Metode penelitian adalah library research, dengan obyek kajian mengenai Kualifikasi Presiden Menurut Muhammadiyah Prespektif Siyasah. Sedangkan sifat penelitian ini adalah deduktif analisis dengan mengunakan pendekatan sosiologis normatif. Syarat-syarat yang diajukan Muhammadiyah yaitu integritas kekuatan moral dan intlektual, kemampuan memimpin dan mengelola keberagaman, memiliki kemanan dan ketakwaan yang kuat. Berjiwa kerakyataan, memiliki visi strategis, berjiwa negarawan dan mampu menyiapkan regenerasi, memiliki jarinagan yang kuat, berjiwa reformis. Dari ke-delapan syarat itu bila dianalisa tidak menyimpang dari fikih siyasah karena syarat-syarat tersebut tidak bertentangan dari al-Qur'an dan al-Hadis dan demi kemaslahatan umat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: SITI FATIMAH, SH. M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Kualifikasi Presiden, Muhammadiyah,siyasah
Subjects: Jinayah Siyasah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Siyasah (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 03 Sep 2018 02:04
Last Modified: 03 Sep 2018 02:04
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/30736

Actions (login required)

View Item View Item