DAULAH ISLAMIY AH (STUDI KOMPARASI ANTARA PEMIKIRAN HASAN AL-BANNA DAN YUSUF AL-QARADAWI)

PUAD MAW ARDI, NIM. 99363837 (2005) DAULAH ISLAMIY AH (STUDI KOMPARASI ANTARA PEMIKIRAN HASAN AL-BANNA DAN YUSUF AL-QARADAWI). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (DAULAH ISLAMIY AH (STUDI KOMPARASI ANTARA PEMIKJRAN HASAN AL-BANNA DAN YUSUF AL-QARADA WI))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (DAULAH ISLAMIY AH (STUDI KOMPARASI ANTARA PEMIKJRAN HASAN AL-BANNA DAN YUSUF AL-QARADA WI))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (5MB)

Abstract

Agama dan negara sebenamya bukan suatu yang bertentangan secara dia­ metral, atau juga bukan berarti negara bagian dari agama, melainkan negara itu inheren dalam agama. Kesadaran akan makna lebih jauh tentang politik yang inheren dalam agama merupakan kesadaran manusiawi yang tidak dapat qibantah, sebagai makhluk sosial, manusia mempunyai naluri untuk hidup bersama. Implikasi dari kehidupan sosial ini akan membawa manusia dalam upaya mengembangkan sistem kehidupan bersama dengan perangkat hukurnnya yang kemudian berkembang menjadi negara. Negara Islam (daulah Islamiyah) merupakan wacana yang tidak pernah pupus dibicarakan. Wacana ini akan senantiasa ada mengikuti perkembangan peradabar. dan perrukiran manusia seiring dengan kemajuan yang dialaminya. Negara merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupann sosial-politik manusia sebagai sarana untuk mencapai tujuan baik yang bersifat individual maupun sosial. Perkembangan wacana negara demokrasi telah dimulai sejak zaman Yunani kuno dengan ditandai berdirinya negara kota. Kajian yang dikemukakan oleh Hasan al-B(!nna dan Yusuf al-Qaradawi mengenai daulah lslamiyah merupakan sebuah fellomena yang menarik untuk dikaji. Hal tersebut memberikan kesempatan kepada penyusun untuk mengkaji dan mendeskripsikan lebih mendalam tentang kosnsepsi keduanya mengenai daulah Islamiyah. Pendekatan yang digunakan adalah sosio-historis, hal ini diperlukan guna mencari obyektifitas penelitian. Selain itu untuk menguji relevansi pemikiran keduanya, agar dapat diketahui secara tegas mengenai letak persamaan dan perbedaan antara keduanya, kemudian menggunakan metode komparasi (perbandingan) untuk menganalisisnya. Setelah dilakukan penelitia]\ dapat disimpulkan. Bagi Hasan al-Banna bahwa pemerintahan Islam (daulah Islamiyah) adal(!h suatu pemerintahan yang mengacu bahkan harus siap untuk menj".dikan syari'at Islam atau hukurn Islam sebagai konstitusi negara dan penerapannya secara ketat (lebih menekankan pada fonnalitasnya). Sementara menurut Yusuf ai-Qa;:adawi, daulah Islarruyah merupakan daulah nasional atau lokal ia tidak berdiri atas batasan-batasan tanah dan letak geografi. Karena pada dasamya daulah Islamiyah adalah daulah yang terbuka bagi setiap muslirrlll\ bebas tanpa ada paksaar. dan tekanan dari manapun . Dengan demikian, bagi Yusuf al-Qaradawi daulah Islamiyah tidak harus diterapkan secara formil, tetapi lebih menekankan pada subtansi yang terdapat dalam daulah Islamiyah itu sendiri, yang harus diterapakan atau dijalankan oleh setiap penguasa negara.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: DRS. H. FUAD ZEIN, MA
Uncontrolled Keywords: Pemikiran HasanAl-Banna, Yusuf Al-Qoradawi
Subjects: Perbandingan Madzhab
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzab (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 03 Sep 2018 07:59
Last Modified: 03 Sep 2018 07:59
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/30748

Actions (login required)

View Item View Item