DEMOKRASI DALAM ISLAM · (STUDI KOMPARATIF ANTARA MUHAMMAD NATSIR DAN MUHAMMAD ABID AL-JABIRI)

DEMOKRASI DALAM ISLAM · (STUDI KOMPARATIF ANTARA MUHAMMAD N, NIM. 99363735 (2004) DEMOKRASI DALAM ISLAM · (STUDI KOMPARATIF ANTARA MUHAMMAD NATSIR DAN MUHAMMAD ABID AL-JABIRI). Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (DEMOKRASI DALAM ISLAM · (STUDI KOMPARATIF ANTARA MUHAMMAD NATSIR DAN MUHAMMAD ABID AL-JABIRI))
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (DEMOKRASI DALAM ISLAM · (STUDI KOMPARATIF ANTARA MUHAMMAD NATSIR DAN MUHAMMAD ABID AL-JABIRI))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (9MB)

Abstract

Kajian pemikiran politik Islam seringkali dihadapkan kepada konsep demokrasi -yang diakui atau tidak- sebagai sistem politik produk Barat. Sebagian pemikir Islam menolak, sebagian menerima dan sebagiannya menerima dengan catatan . Muhammad Natsir adalah pemikir sekaligus politikus Indonesia tennasuk yang menerima dengan catatan. la lebih memilih mengggabungkan konsep demokrasi Barat itu dengan nilai-nilai Islam, sehingga memunculkan konsep theistic democracy. Sementara di sisi lain ada Muhammad Abid al-Jabiri yang merasa bahwa demokrasi adalah 'kebutuhan' bagi setiap bangsa . Argumen yang dibangunnya bukan karena kesesuaian antara demokrasi dan Islam, tapi lebih karena realitas yang dihadapi oleh bangsa Arab. Namun ia mengakui bahwa Islam harus menjadi ruh bangsa Arab. Natsir dan al-Jabiri adalah sosok nasionalis religius yang berjuang demi tegaknya demokrasi . Namun kenapa mereka berbeda dalam membangun konsep demokrasinya. Hal tersebut memberikan kesempatan kepada penyusun untuk menyingkap pemikiran Natsir dan al-Jabiri tentang demokrasi , faktor-faktor yang melatar­ belakangi , persamaan dan perbedaan antara pemikiran kedua tokoh tersebut, serta bagaimana tipologi dan pengaruh pemikiran keduanya terhadap pemikiran politik Islam Indonesia . Dikarenakan penelitian ini merupakan kajian sejarah pemikiran , maka pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosio-historis, yaitu pendekatan yang digunakan untuk men getahui Jatar belakang sosio-kultural dan sosio-politik seorang tokoh, karena pemikiran seorang tokoh merupakan hasil interaksi dengan lingkungannya itu. Di samping itu, pendekatan hermeneutik juga mewarnai penelitian ini. Henneneutik sebagai suatu metode diartikan sebagai cara mcnafsirkan simbol yang berupa teks atau benda konkret untuk dicari arti dan maknanya . Berdasarkan metode yang digunakan , maka terungkaplah bahwa Natsir menganut sistem theistic democracy , yaitu demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai ketuhanan. Sedangkan al-Jabiri memandang konsep demokrasi sebagai ditentukan oleh dua otoritas yang sepenuhnya berbeda , yakni otoritas tradisi dan otoritas renaissans Eropa. Pemikirannya ini dipengaruhi 8leh faktor k:eh:iarga, pendidikan, guru-guru, aktivitas, kondisi sosio politik , kondisi ekonomi , dan metode pendekatan yang digunakan. Natsir menggunakan metode rekonstruksi sedangkan ai-Jabiri menggunakan metode dekonstruksi . Keduanya ter'rnasuk dalam katcgori pemikir tipologi refonnistik, yaitu yang meyakini bahwa turrJ.\- dan modemitas kedua-duanya adalah baik. Karenanya berusaha mengharmonisasikan lura. dan modemitas dengan tidak menyalahi aka! schat dan standar rasional. Adapu·n pengaruh pemikirannya, yaitu : pemikiran Natsir lebih berkemhan g di lingkungan kaum modemis Islam , sementara pemikiran ai-Jabiri lebih sering dibahas dalam lingkungan kaum muda Nahdlatul Ulama. Akan tetapi perbe.laan pengaruh pemikiran ini kurang relevan dalam dunia akademi si .

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: DRS. H. A. MALIK MADANIY, MA.
Uncontrolled Keywords: Demokrasi dalam Islam
Subjects: Perbandingan Madzhab
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzab (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 03 Sep 2018 08:22
Last Modified: 03 Sep 2018 08:22
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/30749

Actions (login required)

View Item View Item