EKSISTENSI HADIS SEBAGAI SUMBER HUKUMISLAM STUDI ATAS PEMIKIRAN JOSEPH SCHACHT DAN HARALD MOTZKI

NGAJAM, NIM. 02361651 (2008) EKSISTENSI HADIS SEBAGAI SUMBER HUKUMISLAM STUDI ATAS PEMIKIRAN JOSEPH SCHACHT DAN HARALD MOTZKI. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA.

[img]
Preview
Text (EKSISTENSI HADIS SEBAGAI SUMBER HUKUMISLAM STUDI ATAS PEMIKIRAN JOSEPH SCHACHT DAN HARALD MOTZKI)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (EKSISTENSI HADIS SEBAGAI SUMBER HUKUMISLAM STUDI ATAS PEMIKIRAN JOSEPH SCHACHT DAN HARALD MOTZKI)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

Hukum Islam merupakan hukum yang dianggap sakral oleh orang-Qrang Islam, yang mencakup tugas-tugas agama yang datang dari Allah dan diwajibkan terhadap semua orang Islam dalam semua aspek kehidupan. Hadis sebagai sumber hukum Islam telah memunculkan adanya kontroversi dalam penelitiannya, terutama penelitian-penelitian yang dilakukan oleh para sarjana Barat (orientalis). Kontroversi tersebut teljadi karena apa yang dicapai oleh mereka bertentangan dengan yang selama ini diyakini oleh kaum muslim, bahwa hadis merupakan sumber hukum yang otentik yang bersumber dari Nabi. Pada pertengahan abad ke-19 adalah abad di mana keotentikan serta eksistensi hadis dipertanyakan, adalah Joseph Schacht yang berangkat dari sikap skeptis yang telah melakukan penelitian tentang hadis dan hukum Islam yang telah mengantarnya pada kesimpulan bahwa hadis tidak dapat dibuktikan eksistensi dan keotentikannya. Pandangan Schacht tersebut telah memunculkan reaksi yang serius dari srujana lainnya, seperti reaksi yang ditunjukkan oleh Harald Motzki. Motzki sendiri adalah seorang srujana yang berlatar belakang orientalis. Dalam penelitannya Motzki mengatakan bahwa hadis sebagai sumber hukum Islam secara pasti dapat dibuktikan eksistensi dan keotentikannya. Dalam penelitian ini penyusun berupaya untuk mengkaji pemikiran Joseph Schacht dan Harald Motzki tentang eksistensi hadis sebagai sumber hukum Islam. Berangkat dari sini maka pokok masalah utama yang menjadi pembahasan adalah bagaimana pandangan kedua tokoh tersebut tentang eksistensi hadis sebagai sumber hukum Islam dan apa yang menjadi sebab adanya perbedaan tersebut. Metode penelitain yang penyusun gunakan adalah deskriptif-analitik-komparatit: yakni berusaha untuk memaparkan dengan jelas dan sistematis antara pandangan Joseph Schact dan Harald Motzki tentang eksistensi hadis sebagai sumber hukum Islam dan mengkomparasikan kedua pemikiran tersebut guna mendapatkan persamaan dan perbedaannya. Berdasarkan metode yang digunakan, terungkap bahwa Schacht dan Motzki sama-sama menggunakan pendekatan historis, dan mereka sama-sama menggunakan hadis sebagai objek kajiannya. Perbedaannya, Schacht hanya berdasar pada bukti-bukti yang konkrit, sedangkan Motzki dengan pendekatan traditional historical yang mencoba untuk menganalisis dan menguji materi­ materi hadis dari perawi tertentu, dengan memperkenalkan metode isniid cum matn analysis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: 1. PROF. Dr. KHOIRUDDIN NASUTION, M.A. 2. BUDI RUHIATUDIN, S.H., M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Eksistensi hadist, sumber hukum Islam
Subjects: Perbandingan Madzhab
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzab (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 05 Sep 2018 08:40
Last Modified: 05 Sep 2018 08:40
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/30780

Actions (login required)

View Item View Item