TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP UPAYA PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM TRANSAKSI SEWA BELl SEPEDA MOTOR (STUDI KASUS DI DEALER MAKMUR MOTOR KOTAMADYA PADANG)

MUHAMMAD AFIF, NIM. 00380255 (2004) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP UPAYA PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM TRANSAKSI SEWA BELl SEPEDA MOTOR (STUDI KASUS DI DEALER MAKMUR MOTOR KOTAMADYA PADANG). Skripsi thesis, UIN SUNAN KAIJAGA.

[img]
Preview
Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP UPAYA PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM TRANSAKSI SEWA BELl SEPEDA MOTOR (STUDI KASUS DI DEALER MAKMUR MOTOR KOTAMADYA PADANG))
BAB I, V DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP UPAYA PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM TRANSAKSI SEWA BELl SEPEDA MOTOR (STUDI KASUS DI DEALER MAKMUR MOTOR KOTAMADYA PADANG))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (3MB)

Abstract

Bagi masyarakat Kotamadya Padang, alat transportasi merupakan sarana yang amat penting. Kotamadya Padang yang dinamis memberikan gambaran akan pentingnya alat transportasi sebagai penunjang bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat kota Padang itu sendiri . Salah satu dealer yang menyediakan fasilitas kendaraan bermotor adalah dealer Makmur Motor Kotamadya Padang yang berdiri pada tanggal 29 maret 1996 tepatnya berlokasi di Jalan S. Parman No. 76 Padang. Di dealer Makmur Motor Kotamadya Padang terdapat berbagai macam transaksi kendaraan bermotor diantaranya adalah transaksi jual beli dan sewa beli. Yang peneliti bahas dalam skripsi ini adalah terfokus pada transaksi sewabelinya saja. Wanprestasi yang terjadi pada transaksi sewa beli kendaraan bermotor di Dealer Makmur Motor Kotamadya Padang mempunyai sebab yang bermacam­ macam, diantaranya adalah debitur dengan sengaja melalaikan kewaj iban, karena debitur dalam keadaan bangkrut, karena kecelakaan yang terjadi dan musnahnya atau hilangnya kendaraan bermotor. Dalam transaksi sewa beli kendaraan bermotor di dealer Makmur Motor Kotamadya Padang terdapat kasus yang menarik untuk peneliti cermati yaitu kasus hilangnya kendaraan bermotor yang disebabkan oleh faktor yang tidak disengaja. Hal tersebut dialami oleh bapak Samsul dimana kedaraan bermotor yang disewabelinya di dealer Makmur Motor Kotamadya Padang hilang tanpa disengaja, padahal dia masih mempunyai kewajiban untuk membayar angsuran sebanyak 21 kali lagi. Karena kejadian tersebut terjadi secara tidak disengaja, maka dengan perasaan yang sangat menyesal beliau memohon kebijaksanaan kepada pihak dealer Makmur Motor Kotamadya Padang untuk menyelesaikan kasus tersebut. Dalam mensikapi hal tersebut pihak dealer tetap pada pendirian bahwa bapak Samsul tetap harus melunasi angsuran pembayaran kendaraan secara keseluruhan. Dengan dasar kesepakatan yang telah ditandatangani sebelumnya oleh kedua belah pihak. Hal tersebut sebenamya sangat memberatkan bapak Samsul, namun karena merasa harus bertanggung jawab meskipun dengan terpaksa akhimya bapak Samsul melunasi pembayaran angsuran sampai batas waktu yang telah disepakati. Apabila dilihat dari sisi perjanjian yang merupakan perjanjian sewa beli, pada prinsipnya pelaksanaan penyelesaian yang dilakukan oleh pihak Dealer Makmur Motor Kotamadya Padang sudah sesuai dengan ketentuan hukum Islam. Tetapi alangkah baiknya jika pihak kreditur juga memberi toleransi bahwa akad ini ada unsur sewa menyewanyajuga. Apabila pihak debitur menunjukkan i'tikad baik dengan membayar sisa angsuran, maka selayaknya pula pihak kreditur juga memberikan kelonggaran untuk membayar sisa dengan mempertimbangkan unsur-unsur yang memaksa (overmacht) dan resiko-resiko yang lainnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: DRS. MAKHRUS MUNAJAT, M. HUM
Uncontrolled Keywords: Sewa beli sepeda motor, Makmur Motor Padang
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 06 Sep 2018 08:38
Last Modified: 06 Sep 2018 08:38
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/30788

Actions (login required)

View Item View Item