JUAL BELl TEBASAN CENGKEH DALAM PERSEPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI DI DESA LEREP KECAMATAN UNGARAN KABUPATEN SEMARANG)

LAlLA QUROTUL 'AINI, NIM .99383718 (2004) JUAL BELl TEBASAN CENGKEH DALAM PERSEPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI DI DESA LEREP KECAMATAN UNGARAN KABUPATEN SEMARANG). Skripsi thesis, UIN SUNAN KAIJAGA.

[img]
Preview
Text (JUAL BELl TEBASAN CENGKEH DALAM PERSEPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI DI DESA LEREP KECAMATAN UNGARAN KABUPATEN SEMARANG))
BAB I, V DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview
[img] Text (JUAL BELl TEBASAN CENGKEH DALAM PERSEPEKTIF HUKUM ISLAM (STUDI DI DESA LEREP KECAMATAN UNGARAN KABUPATEN SEMARANG))
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (6MB)

Abstract

Pokok masalah yang dibahas dalam skripsi ini adalah 1. Bagaimana Islam melihat pentaksiran yang dilakukan oleh penebas terhadap barang yang akan dibeli. 2. Bagaimana pandangan Islam terhadap fluktuasi harga cengkeh pada akadjual beli. Sedangkan tujuan pada penelitian ini adalah memberikan kejelasan terhadap barang yang akan ditebas dan akad jual beli dengan sistem tebasan yang terjadi di desa Lerep dalam tinjauan hukum Islam. Dalam penelitian ini, jenis penelitiannya adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan berbagai tehnik penggalian data yang meliputi observasi, interview dan analisis data. Dalam prakteknya, penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data tentang berbagai praktek tebasan dan akad jual beli yang dilakukan oleh penebas dengan memperhatikan tingkat flukiuasi harga cengkeh di pasaran, yang selanjutnya mencari dan menarik asas­ asas hukum Islam yang digunakan dalam menyelesaikan kasus ini adalah menggunakan metode qiyas. Hasil penelitian dari pokok masalah diatas adalah menyatakan bahwa jumhur ulama jual beli tebasan cengkeh tersebut adalah sah. Sedangkan fluktuasi harga cengkeh menurut pandangan Islam adalah wajar karena tidak ada campur tangan pemerintah. Adapun tentang permintaan keringanan harga jual dari pihak penebas kepada petani tidak termasuk dalam rukun dan syarat jual beli. Hal ini murni merupakan rasa tolong-menolong dan persaudaraan semata dari masyarakat desa Lerep. Jadi hal tersebut tidak menjadi masalah (boleh saja).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. H. DAHWAN, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Tebasan cengkeh, hukum Islam
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 10 Sep 2018 01:32
Last Modified: 10 Sep 2018 01:32
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/30800

Actions (login required)

View Item View Item