MUDARABAH DENGAN METODE LELANG SlJKARELA PADA BMT AL-.JABAR MERDEN KECAMATAN PlJRWONEGORO KABUPATEN BANJARNEGARA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

IWAN INDRA JAYA, NIM. 00380456 (2005) MUDARABAH DENGAN METODE LELANG SlJKARELA PADA BMT AL-.JABAR MERDEN KECAMATAN PlJRWONEGORO KABUPATEN BANJARNEGARA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UIN SUNAN KAIJAGA.

[img]
Preview
Text (MUDHARABAH DENGAN METODE LELANG SlJKARELA PADA BMT AL-.JABAR MERDEN KECAMATAN PlJRWONEGORO KABlJPATEN BAN.JARNEGARA DALAM PERSPEKTIF HlJKlJM ISLAM)
BAB I, V DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (MUD!!ARAJJAH DENGAN METODE LELANG SlJKARELA PADA BMT AL-.JABAR MERDEN KECAMATAN PlJRWONEGORO KABlJPATEN BAN.JARNEGARA DALAM PERSPEKTIF HlJKlJM ISLAM)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (2MB)

Abstract

Afudlwrabah m-::rupakan salah satu produk yang ditawarkan oleh BMT. Dalam mudhamhah tcrsehut tcrdapat kcscpakatan dan saling kepercayaan antara pemodal dan pcmmpm halma jika pcminjam mcndapatkan keuntungan , maka kcuntungan tcrscbut harus dihagi bcrsama scsuai dcngan prosentasc yang disepakati olch kcdua helah pihak sejak awal. Sementarajika mengalami kerugian maka ditanggung bcrsama okh kcdua bclah pihak . Akan tetapi , di dalam praktek tcrdapat suatu kasus unik yang membcdakan dengan prinsip mudharabah tersebut bcrkaitan dcngan proscntasc bagi hasil. Di BMT al-.labar Merden pcnentuan proscntasc bagi hasil tcrscbut dilakukan dcngan cara !clang dalam mana peminjam yang bcrscdia mcmbcrikan proscntasc bagi hasil terhesar maka dia yang akan diprioritaskan untuk mcndapat pinjaman . Praktek yang dcmikian itu dapat herlaku karcna dc\van syari'ah yang scharusnya hcrpcran dalam mengawasi berhagai hcntuk transaks1 di BMT tidak hcrfungsi schagaimana mcstinya. Kasus di atas mcnarik untuk dikaji karcna dcngan cara !clang tersebut tcrdapat unsur pcngambilan kcscmpatan dalam kcsempitan yang mcrupakan suatu hentuk cksploitasi J..arena akan memberikan behan yang bcrat hagi peminjam dalam mcngcmhalikan pinjaman Dalam hal ini tampak adanya kapitalisme yang dihungkus dcngan baj u kc1slaman. Praktck terschut jelas bertentangan dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam yang menghendaki keadilan dalam segala hentuk kcgiatan ekonomi dan tidak merugikan salah satu pihak. Dalam mengkaJ i praktck tcrscbut digunakan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Prinsip-prinsip tcrschut mencakup larangan memakan harta sesama secara hatil kccuali dcngan pcrniagaan sccara suka sama suka, kcadilan , kcbcrsamaan dalam tolong menolong , tahadulul manati' hahwa segala bentuk kegiatan rnuamalah harus mcmhcrikan kcuntungan dan manfaat bersama bagi pihak-pihak yang tcrlibat , ·adamul gam/· hahwa sctiap bentuk muamalah tidak boleh rnengandung unsur garal yaitu tipu daya atau sesuatu yang rnenyebabkan salah satu pihak rncrasa dirugikan oleh pihak lainnya schingga mengakibatkan hilangnya unsur kerclaan salah satu pihak dalam melakukan transaksi atau perikatan. Serncntara dalam rnenggali data di lapangan dilakukan dcngan observasi, wawancara, dan dokumentasi Dalam penclitian ini pcnyusun sampai pada suatu kesimpulan bahwa mudh<irubah dengan cara lelang prosentase hagi hasil tersebut bertentangan dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam karcna mengandung unsur eksploitasi dcngan mcmbcratbn pcminjarn dalam mcngcmhalikan pinjaman. Oleh karena itu, praktek tcrsebut dapat dikatakan tidak syah menurut hukum Islam .

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: DRS.KHOLID ZULFA, M.SI
Uncontrolled Keywords: Mudharabah, BMT AL-Jabar, Banjar Negara
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: Drs. Bambang Heru Nurwoto
Date Deposited: 17 Sep 2018 03:35
Last Modified: 17 Sep 2018 03:35
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/30861

Actions (login required)

View Item View Item