STRATEGI PENGEMBANGAN DAKWAH (STUDI ATAS LEMBAGA DAKWAH PONDOK PESANTREN TARUNA AL-QUR'AN SLEMAN YOGYAKARTA)

MUHAMMAD ALI - NIM. 04240022, (2009) STRATEGI PENGEMBANGAN DAKWAH (STUDI ATAS LEMBAGA DAKWAH PONDOK PESANTREN TARUNA AL-QUR'AN SLEMAN YOGYAKARTA). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (STRATEGI PENGEMBANGAN DAKWAH (Studi atas lembaga dakwah pondok pesantren Taruna Al-Qur’an Sleman Yogyakarta))
BAB I,V.pdf - Published Version

Download (574kB) | Preview
[img] Text (STRATEGI PENGEMBANGAN DAKWAH (Studi atas lembaga dakwah pondok pesantren Taruna Al-Qur’an Sleman Yogyakarta))
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (201kB)

Abstract

Pondok pesantren saat ini tampaknya perlu dibaca sebagai warisan sekaligus kebudayaan Intelektual Nusantara, karena mampu memberikan kontribusi terhadap lahirnya khasanah intelektual-intelektual muslim. Walaupun peran Pondok pesantren hanya pada dataran sosial Religius tetapi upaya menciptakan Intelektual Pondok pesantren yang mampu mandiri dengan sifat kebersamaannya telah menjadikan Indonesia sebagai Negara yang ditakuti oleh para kolonial dan pondok pesantren mengalami kejayaan pada masanya, dan sampai saat ini pula pondok pesantren ikut andil dalam menciptakan masyarakat yang berbudaya dengan mengarah pada religiusnya. Setiap lembaga pondok pesantren bercita-cita menciptakan santri yang mampu berdiri sendiri yang hanya bergantung pada Allah semata, serta membina iman, amal dan akhlak anak didiknya agar dalam segala aspek kehidupannya menjalankan dan mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam yang berdasarkan Al-Qur'an dan Al-hadits. Maka perlunya usaha dalam pengembangan pondok pesantren agar dapat terus berkembang dalam keilmuannya. Pengembangan pondok pesantren adalah proses pencarian dan upaya penemuan tradisi yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan yang terjadi yang dilaksanakan oleh pesantren dan lingkungannya, guna meningkatkan sumber daya manusia untuk mengubah sikap mental dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan agar mampu melakukan serangkaian upaya memperbaiki harkat dan taraf hidupnya ke tingkat yang lebih layak. Pondok pesantren taruna Al-Qur'an merupakan lembaga pendidikan keagamaan di Yogyakarta yang bertujuan untuk mencetak intelektul Muslim yang berakhlak Qurani, berwawasan luas dan tidak ketinggalan dengan perkembangan zaman dalam rangka pemecahan persoalan kemasyarakatan. Maka sebagai lembaga pendidikan yang berkembang, pesantren harus mampu dalam melakukan pengembangan lembaganya di semua aspek, yang salah satu dimensinya adalah pengembangan semua sumber daya, maka pesantren harus melengkapi dirinya dengan tenaga terampil mengelola sumber daya yang ada di lingkungannya. Rumusan Masalah Berdasarkan atas latar belakang masalah yang telah dipaparkan, maka dalam penelitian ini penyusun dapat merumuskan permasalahan yaitu: 1. Bagaimana strategi pengembangan Pondok Pesantren Taruna Al-Qur'an Mlati Sleman? 2. Apa saja faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pengembangan dakwah yang dilakukan oleh lembaga dakwah pondok pesantren Taruna Al-Qur'an?

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: PEMBIMBING: ACHMAD MUHAMMAD, M.AG
Uncontrolled Keywords: Pondok pesantren, kebudayaan Intelektual Nusantara, intelektul Muslim yang berakhlak Qurani
Subjects: Komunikasi Islam
Manajemen Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah (S1)
Depositing User / Editor: Miftakhul Yazid Fuadi, SIP.
Date Deposited: 09 Aug 2012 10:41
Last Modified: 11 Jan 2017 01:58
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3089

Actions (login required)

View Item View Item