HISAB HAKIKI MODEL MUHAMMAD WARDAN (SEBUAH PENELUSURAN AWAL)

SUSIKNAN AZHARI, (2008) HISAB HAKIKI MODEL MUHAMMAD WARDAN (SEBUAH PENELUSURAN AWAL). /Jurnal/Al-Jamiah/Al-Jamiah Volume 42, Number 1, 2004/.

[img]
Preview
Text
06. SUSIKNAN AZHARI - HISAB HAKIKI MODEL MUHAMMAD WARDAN (SEBUAH PENELUSURAN AWAL).pdf

Download (4MB) | Preview
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)
[img] Other (Generate index codes conversion from text to indexcodes)
indexcodes.txt

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_lightbox)
lightbox.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_preview)
preview.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_medium)
medium.jpg

Download (0B)
[img] Other (Thumbnails conversion from text to thumbnail_small)
small.jpg

Download (0B)

Abstract

Dalam diskursus tentang Kalender Hijriah dikenal dengan istilah hisab urfi dan hisab hakiki. Hisab urfi adalah sistem perhitungan kalender yang didasarkan pada peredaran rata-rata Bulan mengelilingi Bumi dan ditetapkan secara konvensional. Sistem hisab ini dimulai sejak ditetapkan oleh khalifah Umar bin Khattab ra (17H) sebagai acuan untuk menyusun kalender Islam Abadi. Pendapat lain menyebutkan bahwa sistem kalender ini dimulai pada tahun 16 H atau 18 H namun yang lebih masyhur adalah tahun 17 H.Adapun Hisab Hakiki adalah sistem hisab yang didasarkan pada peredaran bulan dan bumi yang sebenarnya. Menurut sistem ini, umur tiap bulan tidaklah konstan dan juga tidak beraturan, melainkan tergantung posisi Hilal setiap awal bulan. Artinya, boleh jadi dua bulan berturut-turut umurnya 29 hari atau 30 hari. Bahkan, boleh jadi bergantian seperti menurut hisab urfi. Di Indonesia hisab hakiki dikelompokkan menjadi tiga generasi, yaitu; (1)Hisab hakiki Taqribi, (2) Hisab Haqiqi Tahqiqi, (3) Hisab Haqiqi Kontemporer. Secara konseptual hisab hakiki telah lama dikenal oleh masyarakat Islam Indonesia, namun karya monumental yang langsung menggunakan istilah hisab hakiki salah satunya adalah kitab Hisab Hakiki karya Muhammad Wardan.Oleh karena itu tulisan ini mencoba menelusuri lebih jauh gagasan-gagasan Muhammad Wardan dalam karya tersebut dan bagaimana implikasinya dalan studi hisab di Indonesia.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: hisab urfi, hisab hakiki, Muhammad Wardan
Subjects: Al Jamiah Jurnal
Divisions: E-Journal
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 04 Apr 2013 09:08
Last Modified: 04 Apr 2013 09:09
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/309

Actions (login required)

View Item View Item