PEMIKIRAN POLITIK KH. BADRI MASHDUQI

AS'ARI - 03370317, (2009) PEMIKIRAN POLITIK KH. BADRI MASHDUQI. Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

[img]
Preview
Text (PEMIKIRAN POLITIK KH. BADRI MASHDUQI)
BAB I,V.pdf - Published Version

Download (962kB) | Preview
[img] Text (PEMIKIRAN POLITIK KH. BADRI MASHDUQI)
BAB II,III,IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (466kB)

Abstract

Politik terkait dengan kekuasaan. Aktifitas politik adalah aktifitas untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan. Dalam mewujudkan keinginan politiknya tidak sedikit yang melanggar aturan dan moral. Maka terbentuklah image bahwa politik itu kotor. Di samping melanggar aturan dan moral, aspirasi dan kehendak rakyat yang harus diperjuangkan dikesampingkan demi kepentingan individu dan kelompok. Ironisnya figur kiai sebagai penegak moral dan simbol agama juga terlibat aktifitas politik praktis yang berorientasi kekuasaan. Kiai berlomba-lomba mendirikan partai dan melibatkan diri dalam partai. Sehingga praktis tidak hanya simbol keagamaan hilang pada diri kiai perannya pun menjadi terabaikan. Perjuangan politik kiai dulunya lebih berorientasi pada politik amar makruf nahi munkar, politik kerakyatan yang memperjuangkan kemashlahatan umat, bangsa dan negara. Tetapi pada dekade terakhir ini apalagi setalah reformasi bergulir kiai sudah bermain dengan politik praktis dan politik kekuasaan. Maka peran kiai sebagai penjaga moral dan berpolitik dengan politik moral sudah terabaikan. Apalagi dekade terakhir ini, ada temuan yang mengatakan bahwa NU sebagai payung dan organisasi para kiai telah mengalami pergeseran orientasi, sikap bahkan perilaku politik (political action) dari politik kultural (cultural oriented) ke politik struktural (structural oriented). Sejak dulu hingga saat ini, hampir semua kiai terlibat dinamika politik, mempunyai pandangan politik yang sama, tapi dalam realitanya tak jarang menimbulkan konflik sesama kiai (intern NU) maupun konflik dengan lawan politik NU. KH. Badri Mashduqi mencoba untuk menyatukan elemen-elemen Islam baik yang di politik maupun di non politik. Politik bagi kiai adalah kata lain dari dakwah. Berangkat dari itu, apa sebenarnya yang melatar belakangi pandangan tersebut dicoba dijawab dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitik. Pendekatan yang digunakan dalam analisis data adalah analisis situasional (situation analysis). Sedangkan pendekatan masalah menggunakan pendekatan sosiologi agama, untuk mendukung digunakan pula pendekatan sosio-historis. Dari hasil penelitian diketahui bahwa politik dalam pandangan KH. Badri Mashduqi, tidak berbeda dengan pandangan kiai lainnya yang mendasarkan pandangan politiknya pada doktrin Ahlussunnah wal Jamaah. Menurutnya politik satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan agama. Kendati ada garis singgung antara politik dan agama, namun secara fungsional harus dibedakan, sebab hal ini sudah jelas aturannya dalam agama. Agama diperankan kiai sedangkan politik dimainkan umar�, agama harus dijauhkan dari kepentingan sesaat. Keterlibatan kiai dalam politik fungsi dasarnya control elite agar kegiatan politik tidak bertentangan dengan agama. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa dari pandangan di atas keterlibatan kiai dalam politik suatu keharusan. Sebab dari bidang politik ini semua kebijakan, baik ekonomi, pendidikan, sosial dan bidang lainnya dibuat. Sebagai bagian yang tidak terpisahkan, agama menekankan pentingnya amar makruf nahi munkar, di sisi lain politik menuntut adanya partisipasi rakyat. Beramar makruf nahi munkar dalam politik juga sebagai wujud dari partisipasi politik setiap warga negara.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Cth. Pembimbing : Dr. Ahmad Yani Anshori, M.Ag., Drs. Makhrus Munajat, M.Hum.
Uncontrolled Keywords: politik, KH. Badri Masduqi
Subjects: Politik Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Jinayah Siyasah (S1)
Depositing User / Editor: Users 1 not found.
Date Deposited: 09 Aug 2012 08:13
Last Modified: 21 Apr 2016 03:43
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/3094

Actions (login required)

View Item View Item