PEMBACAAN SURAT AL-IKHLAS DALAM UPACARA KEMATIAN BUANG BATU (STUDI KASUS DI DESA ABASON, KECAMATAN TOTIKUM, KABUPATEN BANGKEP, SULAWESI TENGAH)

PUJI ASTUTI, NIM: 14531026 (2018) PEMBACAAN SURAT AL-IKHLAS DALAM UPACARA KEMATIAN BUANG BATU (STUDI KASUS DI DESA ABASON, KECAMATAN TOTIKUM, KABUPATEN BANGKEP, SULAWESI TENGAH). Skripsi thesis, UIN Sunan Kalijaga.

[img]
Preview
Text (PEMBACAAN SURAT AL-IKHLAS DALAM UPACARA KEMATIAN BUANG BATU (STUDI KASUS DI DESA ABASON, KECAMATAN TOTIKUM, KABUPATEN BANGKEP, SULAWESI TENGAH))
14531026_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (24MB) | Preview
[img] Text (PEMBACAAN SURAT AL-IKHLAS DALAM UPACARA KEMATIAN BUANG BATU (STUDI KASUS DI DESA ABASON, KECAMATAN TOTIKUM, KABUPATEN BANGKEP, SULAWESI TENGAH))
14531026_BAB-II_sampai_SEBELUM-BAB-TERAKHIR.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (7MB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang salah satu ritual kematian yang terjadi di Sulawesi Tengah tepatnya di Desa Abason, Kec. Totikum, Kab. Banggai Kepulauan. Ritual buang batu merupakan salah satu ritual kematian dengan membaca surat al-Ikhlas sebanyak 3.333 kali sesuai dengan jumlah batu yang telah disepakati yakni 3.333 batu. Ritual buang batu sudah merupakan adat istiadat masyarakat Banggai khususnya Desa Abason yang masih melestarikan ritual tersebut sebagai upaya untuk mendoakan keluarga yang sudah meninggal. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan etnografi. Adapun teknik pengumpulan data, penulis melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan analisis deskriptif analitis. Penelitian ini juga menggunakan teori sosiologi pengetahuan oleh Karl Manheim. Manheim menyatakan bahwa sebuah tindakan dibentuk oleh dua dimensi yakni perilaku dan makna, serta makna atas setiap perilaku terbagi menjadi tiga lapis makna yaitu makna objektif, makna ekspresif dan makna dokumenter. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ritual buang batu merupakan budaya yang dianjurkan oleh para pemuka agama Kerajaan Banggai dahulu sebagai salah satu cara untuk mendoakan kerabat atau keluarga yang meninggal. Ritual buang batu ini pun menjadi sebuah kebiasaan dan kesadaran dari masyarakat Desa Abason untuk melakukan ritaul tersebut. Pembacaan surat al- Ikhlas sebanyak 3.333 kali biasanya dilakukan pada malam ke-6 atau malam ke-8 dari malam kematian, dengan mengundang imam desa, pegawai syara’ serta masyarakat lainnya yang diundang oleh pihak keluarga. Batu-batu yang telah dibacakan surat al-Ikhlas pada esok harinya dihamburkan di atas kuburan dengan berharap surat-al-Ikhlas dalam batu-batu tersebut dapat memudahkan arwah dalam kubur. Pemahaman dan pemaknaan dari ritual buang batu apabila dibaca dengan menggunakan teori sosisologi pengetahuan Karl Manheim, maka akan memperoleh tiga makna yaitu makna objektif, ekspresif dan dokumenter. Makna objektif meliputi fadilah yang terkandung dalam surat al-Ikhlas dalam ritual tersebut, serta ritual buang batu merupakan eskatologis masyarakat Desa Abason. Makna ekspresif yakni terdiri dari dua aspek yaitu aspek sakral dan aspek profan. Aspek sakral adalah pandangan masyarakat Desa Abason tentang tujuan dari pelaksanaan ritual tersebut, dan aspek profan yakni melihat bagaimana masyarakat menanggapi atau melakukan ritual tersebut sesuai dengan kondisi mereka. Makna dokumenter yang menunjukkan bahwa ritual buang batu yang merupakan keharusan dahulunya kemudian menjadi kebiasaan sehingga membentuk karakteristik masyarakat Banggai khususnya Desa Abason. Dengan demikian, ritual buang batu yang berjalan di masyarakat Desa Abason secara sadar atau tidak telah menjadi budaya dari dahulu hingga sekarang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Subkhani Kusuma Dewi, M. Hum
Uncontrolled Keywords: AL-IKHLAS,UPACARA KEMATIAN BUANG BATU
Subjects: Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alqur’an dan Tafsir (S1)
Depositing User / Editor: Sugeng Hariyanto, SIP (sugeng.hariyanto@uin-suka.ac.id)
Date Deposited: 02 Oct 2018 08:48
Last Modified: 02 Oct 2018 08:48
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/31033

Actions (login required)

View Item View Item