JUAL BELI TEMBAKAU SECARA OPLOS DI KABUPATEN TEMANGGUNG PROPINSI JAWA TENGAH MENURUT TINJAUAN HUKUM ISLAM

ZAINAL NANANG TAUFIK, NIM. 99383612 (2004) JUAL BELI TEMBAKAU SECARA OPLOS DI KABUPATEN TEMANGGUNG PROPINSI JAWA TENGAH MENURUT TINJAUAN HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text (JUAL BELI TEMBAKAU SECARA OPLOS DI KABUPATEN TEMANGGUNG PROPINSI JAWA TENGAH MENURUT TINJAUAN HUKUM ISLAM)
BAB I, V, DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (7MB) | Preview
[img] Text (JUAL BELI TEMBAKAU SECARA OPLOS DI KABUPATEN TEMANGGUNG PROPINSI JAWA TENGAH MENURUT TINJAUAN HUKUM ISLAM)
BAB II, III, IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered Academicians of UIN Sunan Kalijaga Only

Download (5MB)

Abstract

Berbicara tentang pengoplosan tembakau, maka tidak selamanya mempunyai nilai negative. Pencampuran tembakau dengan gula putih halus justru dapat meningkatkan mutu, dengan adanya proses vermentasi dan kimiawi dapat menaikkan kadar tar dan nikotin. Demikian juga jika dilihat proses penggunaan tembakau sebagai rokok, untuk mendapatkan rasa dan kualitas maksimal, maka menjadi suatu keharusan mencampurkannya dengan beberapa bahan, seperti cengkeh, klembak, saus tembakau, dan kemenyan. Pencampuran biasa juga dilakukan antara daun tembakau dengan tembakau lain, sehingga menghasilkan rasa yang diinginkan pada waktu digunakan membuat rokok. Tembakau dikatakan tidak murni lagi jika sudah tercampur dengan tembakau lain, baik pencampuran itu dilakukan dengan tembakau sejenis maupun tembakau berbeda jenis. Tembakau inilah yang kemudian dikenal dengan tembakau oplos. Tujuan utama pengoplosan adalah untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak, dengan cara memperbanyak jumlah tembakau yang akan dijual. Pencampuran yang biasa terjadi di kalangan pelaku tembakau biasa dilakukan dengan cara mencampurkan tembakau berkualitas tinggi dengan kualitas dibawahnya. Hal demikian dapat menurunkan kualitas tembakau, meskipun tidak tampak bahwa tembakau tersebut merupakan barang campuran seteleh melaui proses pencampuran yang pas. Inilah proses pengoplosan yang biasa dilakukan sebagian masyarakat. Bagaimana proses jual beli tembakau campuran ini jika ditinjau dari kacamata agama ?. Sudahkah terpenuhi Rukun dan Syarat yang telah digariskan agama, bagaimana pula kebiasaan masyarakat dalam proses transaksi ?. Dalam karya ilmiah ini akan dibicarakan persoalan-persoalan yang biasa terjadi pada masyarakat. Dari sudut pandang agama, akan dicoba untuk menggali fenomena tersebut dengan ajaran-ajaran Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information / Pembimbing: Drs. Kamsi M.A.
Uncontrolled Keywords: jual beli tembakau, kabupaten temanggung, tinjauan hukum islam
Subjects: Muamalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah (S1)
Depositing User / Editor: H. Zaenal Arifin, S.Sos.I., S.IPI.
Date Deposited: 03 Oct 2018 07:15
Last Modified: 03 Oct 2018 07:15
URI: http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/31049

Actions (login required)

View Item View Item